• Selasa, 16 Agustus 2022

Krisis Harga, Krisis Pangan, Korupsi, KKN, Dan Indonesia Spring?

- Rabu, 4 Mei 2022 | 13:35 WIB
Ilustrasi Muid/ Watyutink.com
Ilustrasi Muid/ Watyutink.com

Belum reda urusan harga pangan, kini dunia dan Indonesia dihadapi pada sebuah kondisi yang lebih memprihatinkan, yaitu potensi krisis pangan.

Perang Rusia-Ukraina menyebabkan disrupsi pangan, khususnya gandum dan jagung. Rusia dan Ukraina merupakan eksportir gandum dengan total ekspor lebih dari 30 persen dari ekspor dunia. Sedangkan total impor gandum Indonesia dari Rusia dan Ukraina lebih dari 50 persen. 

Perang Rusia-Ukraina ternyata lebih panjang dari yang diperkirakan, sehingga mengganggu supply gandum dari Rusia dan Ukraina. Hasil panen dan fasilitas logistik terganggu. Persediaan global menipis.

Di samping itu, supply pupuk dari Rusia juga akan terganggu. Rusia merupakan salah satu supplier pupuk terbesar dunia. 

Gambaran suram pangan dunia bukan ilusi. Kalau perang berlangsung lebih lama lagi, krisis pangan dunia akan menjadi kenyataan.

Untuk Indonesia artinya produksi mie instan akan berkurang, dan sulit dicari alias langka. Harga juga akan melejit.

Apakah krisis mie instan yang kini sudah menjadi makanan penting bagi kelompok masyarakat bawah akan turut mempercepat Indonesia Spring?

Halaman:

Editor: Admin

Tags

Terkini

Fakta dan Fiksi Aksi Ferdy

Kamis, 11 Agustus 2022 | 12:05 WIB

Sagu Penangkal Krisis Pangan

Sabtu, 6 Agustus 2022 | 14:30 WIB

Revolusi Budaya Seorang Habib

Kamis, 4 Agustus 2022 | 19:35 WIB

Merawat Karunia Mangrove Nusantara

Sabtu, 30 Juli 2022 | 10:00 WIB

Semiotika Islamophobia

Selasa, 26 Juli 2022 | 15:00 WIB

Sustainability Mindset

Sabtu, 23 Juli 2022 | 10:00 WIB

Selamatkan Rakyat dari Inflasi Tinggi

Rabu, 13 Juli 2022 | 15:29 WIB

Mengendalikan Eco-Anxiety

Sabtu, 2 Juli 2022 | 10:01 WIB

Stockholm +50

Sabtu, 4 Juni 2022 | 13:30 WIB

Harapan Rakyat Kepada Megawati dan Prabowo

Kamis, 2 Juni 2022 | 18:30 WIB

Menulis Memoar Untuk Bumi

Sabtu, 28 Mei 2022 | 11:50 WIB
X