• Selasa, 31 Januari 2023

Menjalin Ikhtiar Merawat Bumi

- Sabtu, 5 November 2022 | 09:00 WIB
Ilustrasi: Muid/Watyutink.com (Muid)
Ilustrasi: Muid/Watyutink.com (Muid)

Watyutink.com - Salah satu acara di Paviliun Indonesia pada COP27 - Konferensi Perubahan Iklim PBB di Sharm El-Sheikh Mesir, 6 – 18 November, adalah peluncuran buku Menjalin Ikhtiar Merawat Bumi. Memoirs by Climate Reality Leaders.

Memoar adalah penggalan kisah hidup yang ditulis diri sendiri, berbeda dengan otobiografi yang juga ditulis sendiri namun berisi keseluruhan hidup seseorang. Sedangkan climate reality leaders adalah para pegiat perubahan iklim yang telah mengikuti pelatihan bersama Al Gore, mantan wakil presiden Amerika Serikat, bersama tim ilmuwan, aktivis, dan komunikator.

Sebanyak 92 climate reality leaders dari Indonesia dan mancanegara menuliskan memoar untuk buku ini, baik dari sisi pengalaman yang terkait dengan ilmu pengetahuan, dampak, solusi, maupun aksi perubahan iklim, khususnya dari sisi aha moment yang dialami. Aha moment di sini didefinisikan sebagai momen realisasi, inspirasi, wawasan, pengakuan, atau pemahaman yang tiba-tiba, sehingga seseorang menjadi pelaku aktif dalam isu perubahan iklim.

Naskah yang masuk ditulis berdasarkan pengalaman langsung, dan bukan berdasarkan cerita orang lain. Juga digambarkan pemikiran dan perasaan yang terkait dengan manusia dan perubahan iklim (human interest), serta apa yang pernah atau dapat dilakukan untuk menyikapinya.

Memoar sebagai genre sastra kini menjadi sorotan menarik karena Annie Ernaux, novelis dan memoaris Prancis, memenangkan Hadiah Nobel Sastra 2022. Ia banyak menulis hal pribadi, politik, dan universal dan penghargaan itu diperoleh "untuk keberanian dan ketazaman klinis yang ia gunakan untuk mengungkap akar, keterasingan, dan pengekangan kolektif dari memori pribadi."

Buku yang merupakan kerjasama antara Climate Reality Indonesia dan Penerbit Diomedia ini terbagi dalam delapan bab, yaitu Ruang Keluarga Basis Kepedulian; Gema Nyata Perubahan Iklim; Gaung Korporasi dan Industri; Hamparan Lautan, Hutan, Demi Solusi Berbasis Alam; Retrospeksi Pengembangan Diri untuk Kepemimpinan; Moralitas Menuju Pembangunan Berkelanjutan; Sampah dan Mentalitas Manusia; serta Ibu Bumi Sanubari Kami.

Ngadiyo, Pendiri Komunitas Menulis Memoar yang juga CEO Penerbit Diomedia mengatakan:
“Para memoaris di buku Menjalin Ikhtiar Merawat Bumi teguh memberikan kepemimpinan dan keteladanan dengan mindset visioner di bidangnya masing-masing sehingga mampu menjaga ekosistem lingkungan terhadap perubahan iklim. Truly inspiring.

Dr. Kartini Sjahrir, aktivis perempuan, menulis tentang pengalamannya berinteraksi dengan kaum perempuan yang memelihara dan menyejahterakan lingkungan alam. “Pengalaman hidup sehari-hari bersentuhan dengan alam, sudah lebih dari cukup bagi kita untuk menjadi bagian aktif menyelamatkan bumi dari kerusakan yang selama ini telah kita lakukan,” tulisnya.

Anjinsen Valamootoo dari Pulau Mauritius berkisah tentang bagaimana penduduk di negaranya terus-menerus berada di bawah ancaman banjir bandang, naiknya permukaan laut, dan pemanasan global.

Halaman:

Editor: Ahmad Kanedi

Tags

Terkini

Cak Markenun dan Firaun

Rabu, 18 Januari 2023 | 13:00 WIB

PR Besar Jokowi di Tahun 2023

Selasa, 3 Januari 2023 | 22:01 WIB

Terra Madre Day

Sabtu, 10 Desember 2022 | 10:00 WIB

COP27 dalam Pusaran Polikrisis

Sabtu, 19 November 2022 | 16:30 WIB

Debat di Konferensi Iklim Mesir

Sabtu, 12 November 2022 | 18:00 WIB

Menjalin Ikhtiar Merawat Bumi

Sabtu, 5 November 2022 | 09:00 WIB

Jelang COP27 – KTT Iklim Mesir

Sabtu, 29 Oktober 2022 | 10:00 WIB

Climate TRACE

Sabtu, 22 Oktober 2022 | 10:00 WIB

Menyongsong 2030, Indonesia Perlu Pemimpin Ekonom

Rabu, 19 Oktober 2022 | 12:30 WIB
X