• Minggu, 2 Oktober 2022

Proyek Strategis Nasional, Tol Sibanceh Bakal Buka Simpul-Simpul Ekonomi di Aceh

- Minggu, 4 September 2022 | 17:16 WIB
Jalan tol Sigli-Banda Aceh akan membuka simpul ekonomi di wilayah Aceh (Sarwani/Watyutink.com)
Jalan tol Sigli-Banda Aceh akan membuka simpul ekonomi di wilayah Aceh (Sarwani/Watyutink.com)

Watyutink.com - Pembangunan jalan Tol Sigli-Banda Aceh atau Sibanceh akan membuka simpul-simpul ekonomi di Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam (NAD). Pembangunan tol Sibanceh sepanjang 74 kilometer itu akan menghubungkan wilayah Sigli-Banda Aceh yang juga akan tersambung ke Medan.

Direktur Proyek PT Adhi Karya, untuk pembangunan Tol Sibanceh, Rony Kusumanegara di Banda Aceh akhir pekan lalu mengatakan tol yang berada di ujung paling barat Indonesia itu akan membuka akses wilayah di sekitarnya yang selama ini memiliki potensi, tetapi belum bisa dioptimalkan.

“Kalau jalan tol ini sudah dioperasikan kelak, jelas arus barang dan orang baik di sekitar Nangroe Aceh Darussalam maupun dari Aceh ke Medan akan lebih lancar, apalagi waktu tempuhnya akan lebih singkat,” kata Rony.

Kalau melewati jalan nasional yang ada saat ini, jarak tempuh Medan dan Aceh sekitar 6 jam. Kelak setelah tol rampung hanya akan ditempuh sekitar 3 jam.

“Jelas ini akan menghemat waktu tempuh, biaya logistik lebih murah dan potensi komoditas pertanian dari daerah pun bisa lebih cepat dipasarkan dan tidak khawatir mengalami kerusakan,” kata Rony.

Selain itu, di sekitar Aceh kata Rony juga banyak terdapat kawasan pantai yang indah, namun belum tersentuh. Kalau sudah ada tol, tentu jumlah pengunjung dari Medan akan lebih banyak, terutama mereka yang hendak berekreasi ke Sabang.

Deputi Direktur Proyek Pembangunan Tol Sibanceh, PT Adhi Karya, Tito Waluyo dalam kesempatan yang sama mengatakan Tol Sigli-Banda Aceh merupakan tol pertama di wilayah Banda Aceh, yang akan membawa dampak positif dalam mendorong pertumbuhan ekonomi Provinsi NAD.  Salah satu manfaat yang langsung terasa adalah mempercepat waktu tempuh perjalanan yang semula memakan waktu hingga 3 jam perjalanan, kini hanya menjadi 1 jam perjalanan.

“Pembangunan jalan tol ini akan memacu peningkatan investasi di daerah.  Masyarakat dan jasa logistik barang bisa mendapat manfaat baik ekonomi maupun sosial,” kata Tito.

Kehadiran tol tersebut diharapkan akan menghubungkan Bandara Blang Bintang ke pusat-pusat pertumbuhan baru di wilayah-wilayah Provinsi Aceh.

“Pelabuhan Malahayati bisa menjadi pendorong perekonomian wilayah ini. Karena infrastruktur jalan tol akan mempermudah pengembangan sektor perikanan laut,” ujarnya.

Halaman:

Editor: Sarwani

Tags

Terkini

Indonesia Darurat Kemanan Cyber!

Kamis, 8 September 2022 | 20:15 WIB
X