• Jumat, 7 Oktober 2022

Anthony Budiawan: Teguran Pemerintah ke Vivo Soal Harga BBM Tidak Masuk Akal

- Selasa, 6 September 2022 | 09:35 WIB
Ilustrasi: kan-watyutink.com/Net
Ilustrasi: kan-watyutink.com/Net

Watyutink.com - Managing Director PEPS (Political Economy and Policy Studies), Anthony Budiawan, mengatakan penetapan harga BBM oleh penyedia miyak Vivo tidak melanggar batas atas pemerintah dan penetapan harga tidak dibatasi oleh batas bawah.

Anthony melanjutkan, sangat aneh bagi pemerintah untuk memberi peringatan kepada Vivo karena tidak ada pelanggaran terkait harga yang dilakukan.

"Revvo 89 merupakan BBM umum, harga jual ditentukan perusahaan, asal tidak melebihi BATAS ATAS formula ESDM. Artinya batas bawah tidak diatur: boleh jual semurah-murahnya! Dengan harga Rp8.900 per liter, sepertinya lebih rendah dari batas atas, vivo sudah untung?," cuit Anthony melalui akun twitternya.

Baca Juga: Anthony Budiawan: Kebijakan ESDM Atur Harga Vivo Langgar UU Anti Monopoli

"Pemerintah minta harga Revvo 89 dinaikkan, sekarang Rp10.900/liter, nampaknya ini BATAS ATAS harga RON89, sesuai formula pemerintah: Vivo sudah untung? Jadi, berapa batas atas RON90 Pertalite, masa Rp17.000? Paling juga tidak jauh dari Revvo 89, setuju?" tambah Anthony.

Tindakan pemerintah seharusnya dilakukan jika harga yang ditetapkan Vivo merugikan masyarakat dan peraturan yang ada, seperti batas atas.

"Kalau harga Revvo 89 sebesar Rp8.900/liter melanggar BATAS ATAS, pemerintah wajib beri sanksi, dan minta turunkan harga. Kalau tidak melanggar BATAS ATAS, perintah menaikkan harga bawah, yang menjadi hak vivo, melanggar peraturan, dan merugikan masyarakat," cuit Anthony lagi.

Baca Juga: Faisal Basri Sebut Indonesia Harus Belajar Dari Norwegia Soal Manajemen SDA, Mengapa?

Sebelumnya, diketahui SPBU Vivo menurunkan harga BBM di tengah kenaikan harga BBM Pertamina. Untuk BBM jenis Revvo 89 yang harga sebelumnya Rp9.290 per liter turun menjadi Rp8.900 per liter.

Halaman:

Editor: Ahmad Kanedi

Tags

Terkini

LPS: Ekonomi RI Masih Mampu Tumbuh Baik Tahun Depan

Kamis, 6 Oktober 2022 | 20:54 WIB

Indonesia Darurat Kemanan Cyber!

Kamis, 8 September 2022 | 20:15 WIB
X