• Rabu, 7 Desember 2022

Rights Issue Adhi Karya Raup Rp2,6 Triliun, Enthus: Mendanai Percepatan Proyek Strategis Nasional

- Jumat, 11 November 2022 | 15:49 WIB
Jalan tol Sigli-Banda Aceh akan membuka simpul ekonomi di wilayah Aceh (Sarwani/Watyutink.com)
Jalan tol Sigli-Banda Aceh akan membuka simpul ekonomi di wilayah Aceh (Sarwani/Watyutink.com)

Watyutink.com – PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI) meraup dana sedikitnya Rp2,6 triliun pada perdagangan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) atau rights issue.

Direktur Utama Adhi Karya Enthus Asnawi mengungkapkan capaian yang didapatkan dari rights issue ini dan dana Penyertaaan Modal Negara (PMN) yang didapat sebelumnya akan digunakan untuk menyelesaikan pekerjaan Proyek Strategis Nasional (PSN).

"Penerimaan dana PMN dan rights issue ini mampu memperbaiki rasio keuangan Adhi Karya. ini ditandai dengan menguatnya ekuitas yang dimiliki perseroan. Selain itu, dana yang dihasilkan dari PMN dan rights issue ini juga akan kami gunakan untuk mendanai percepatan pekerjaan PSN," kata Enthus.

Proyek-proyek yang masuk ke dalam pendanaan rights issue antara lain Tol Solo - Yogyakarta - YIA Kulonprogo, Tol Yogyakarta - Bawen, dan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Karian – Serpong Timur.

Dengan pendanaan ini, ekuitas Adhi Karya bertambah senilai Rp8,8 triliun yang juga akan memperbaiki struktur permodalan serta debt to equity ratio (DER) perseroan. “Terlebih, hal ini mampu menguatkan kinerja dengan potensi proyek-proyek baru yang dimiliki.”

Selain untuk pengembangan bisnis, menurut Enthus, perusahaan plat merah ini juga memberikan manfaat bagi pemerintah, negara dan masyarakat melalui peningkatan PDB/PDRB, penambahan lapangan kerja, peningkatan pajak, dan dividen.

“Dampak lain yang dapat dirasakan ialah membantu konektivitas wilayah, salah satunya akses dari dan menuju daerah pariwisata,”pungkas Enthus.

Editor: Sarwani

Tags

Terkini

X