• Selasa, 9 Agustus 2022

BPIP Tandatangani Nota Kesepahaman untuk Pemajuan Toleransi, Kebhinekaan dan Kebebasan Beragama di Indonesia

- Sabtu, 13 Juni 2020 | 14:30 WIB
Sumber Foto : BPIP
Sumber Foto : BPIP

SIARAN PERS 

Yogyakarta (13/06). Di tengah krisis pandemi wabah Covid-19 ini Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) melalui Direktorat Hubungan Antar Lembaga dan Kerjasama, Kedeputian Hubungan Antar Lembaga, Sosialisasi, Komunikasi dan Jaringan selalu optimis dalam pelaksanaan dan pembumian Pancasila di Indonesia. Hal ini dibuktikan dengan dengan adanya penandatangan Nota Kesepahaman antara BPIP dengan Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta, Universitas Gadjah Mada (UGM), dan International NGO Forum on Indonesian Development (INFID).

“Penandatangan ini merupakan upaya bersama keempat institusi untuk pemajuan toleransi, kebhinekaan dan kebebasan beragama di Indonesia dan memanfaatkan, mensinergikan kemampuan serta sumber daya bersama di tengah pandemi Covid-19,” demikian disampaikan oleh Kepala BPIP, Prof. Drs. K.H. Yudian Wahyudi. MA, Phd.

Dalam ruang lingkupnya Para Pihak sepakat untuk melakukan koordinasi dan kerja sama dalam memajukan toleransi, kebhinekaan, dan kebebasan beragama di Indonesia melalui pembinaan ideologi Pancasila; memproduksi pengetahuan melalui riset dan kajian baik kualitatif dan kuantitatif untuk menghasilkan pengetahuan baik yang bersifat pengembangan pengetahuan (knowledge generation) dan penyelesaian masalah (problem solving); mendukung penguatan kapasitas guru pendidikan agama Islam untuk memajukan pendidikan agama Islam yang toleran dan inklusif; memperkuat kapasitas dosen agama Islam di Perguruan Tinggi Negeri dan Perguruan Tinggi Swasta untuk memajukan pendidikan agama Islam toleran dan inklusif; menyelenggarakan forum tahunan toleransi untuk berbagi pengetahuan; memajukan kebijakan dan memperkuat jaringan kerja (peer learning, peer sharing); mengadakan pendampingan dan sosialisasi daerah toleran bagi jajaran Pemerintah Kota/Kabupaten dan berbagai elemen masyarakat sipil; pelaksanaan advokasi yang meliputi pencegahan, pendampingan dan monitoring dalam rangka pelaksanaan pembinaan ideologi Pancasila; serta melakukan pengendalian dan evaluasi pembinaan ideologi Pancasila.

“Pelaksanaan teknis Nota Kesepahaman ini nanti akan dapat ditindaklanjuti dengan pengaturan tersendiri yang keseluruhannya merupakan bagian yang mengikat dan tidak terpisahkan dari Nota Kesepahaman ini,” sambung Yudian.

Nota Kesepaman ini berlaku 3 (tiga) tahun dan Para Pihak akan melakukan pengendalian dan evaluasi secara regular dan bertahap, sehingga akan tercapai kesinambungan untuk dapat mangakselerasi pembumian Pancasila.

“Output dari ditandatanganinya Nota Kesepemahaman ini oleh semua pihak wajib ditindaklanjuti dengan pelaksanaan kegiatan konkrit/implementasi,” pungkas Yudian.

Acara penandatanganan Nota Kesepamahan ini dilakukan oleh Kepala BPIP, Rektor UGM, Plt. Rektor UIN Sunan Kalijaga dan Direktur Eksekutif INFID, di Balairung Gedung Pusat Universitas Gadjah Mada, Bulak Sumur, Yogyakarta.

 

Halaman:

Editor: Badan Pembinaan Ideologi Pancasila

Terkini

Orasi Kebudayaan Erros Djarot

Rabu, 6 Juli 2022 | 16:00 WIB

Perkembangan Terkini Virus Corona (COVID-19)

Senin, 6 Juni 2022 | 06:00 WIB

Green Faith for Earth Day

Selasa, 26 April 2022 | 16:00 WIB

SYIAR RAMADAN DI KAMPUS UNIVERSITAS INDONESIA

Kamis, 21 April 2022 | 10:00 WIB

Derma Semeru Melalui Kuliner Nusantara

Senin, 3 Januari 2022 | 10:45 WIB

EVALUASI DAN OUTLOOK 2022 EKONOMI POLITIK INDONESIA

Rabu, 29 Desember 2021 | 10:15 WIB

Bersatu dalam Karya Sastra

Jumat, 26 November 2021 | 11:00 WIB

PEMULIHAN EKONOMI DITENGAH KENAIKAN INFLASI DUNIA

Kamis, 25 November 2021 | 11:00 WIB

Malam Ini UI Gelar Syiar Maulid di MAC

Senin, 15 November 2021 | 14:00 WIB

BISNIS DIBALIK PANDEMI

Kamis, 28 Oktober 2021 | 09:15 WIB
X