• Minggu, 4 Desember 2022

Menguak Motif di Balik Perpanjangan Masa Jabatan Presiden

- Rabu, 16 Maret 2022 | 13:00 WIB
Sumber: Forte, Forum Tebet
Sumber: Forte, Forum Tebet

Menko Maritim dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan dalam wawancara di akun YouTube Deddy Corbuzier Podcast mengklaim bahwa pihaknya  memiliki "big data" 100an juta rakyat Indonesia yang menginginkan perpanjangan jabatan presiden. Bahkan, menurut Luhut, respondennya berasal dari kader dan simpatisan  partai politik, tidak terkecuali PDIP.

Lalu, bila Luhut menyebut massa partai politik, termasuk PDIP setuju dengan perpanjangan masa jabatan Presiden, berarti sama saja menegasikan sikap politik partai berlambang banteng dengan mata merah dan congor putih yang secara tegas dikemukakan Sang Ketua, Megawati Soekarnoputri bahwa jabatan presiden harus 2 periode karena hal itu amanah konstitusi.  

Big Data yang diklaim Luhut itu-pun dipertanyakan banyak pihak, termasuk  pakar sosial media, Ismail Fahmi. Menurut Analis media sosial Drone Emprit and Kernels Indonesia itu, meski pengguna Facebook dan Twitter lebih dari 100 juta, tak semuanya tertarik untuk membicarakan perpanjangan masa jabatan presiden.

Pertanyaannya, mengapa Luhut begitu berani mengklaim ada ratusan juta masyarakat Indonesia menginginkan jabatan presiden Jokowi ditambah satu periode? Apakah Luhut tersadar bahwa pernyataannya itu kalau dalam istilah Managing Director Political Economy and Policy Studies, Anthony Budiawan adalah kudeta konstitusi? Bukankan perpanjangan jabatan presiden juga menciderai sejarah reformasi, yang kala itu rakyat begitu marah karena Soeharto sudah terlalu lama berkuasa? 

Memang, Presiden Jokowi sudah mengatakan bahwa ia tetap tegak pada konstitusi. Namun, mengapa Presiden Jokowi belum juga menegur Luhut sebagai anak buahnya yang telah berseberangan dengan sikap politiknya? Apakah ada agenda besar yang tengah dimainkan Luhut?      

Untuk membahas hal itu, kami dari Forum Tebet mengundang para analis, akademisi, aktivis, dan jurnalis yang kompeten di bidangnya masing-masing, yaitu:

1. Wanto Sugito (Politisi PDI Perjuangan/Ketua umum DPP Repdem).

2. Herdiansyah (Dosen Fakultas Hukum Universitas Mulawarman)

3. Anthony Budiawan (ekonom nasional)

Halaman:

Editor: Admin

Terkini

Gurita Energi Kotor dari Lubang Tambang

Rabu, 16 November 2022 | 18:57 WIB
X