• Jumat, 1 Juli 2022

Masakan Pedas Bisa Membantu Turunkan Berat Badan, Benarkah? Ini Faktanya

- Sabtu, 4 Juni 2022 | 09:00 WIB
Ilustrasi/ Net
Ilustrasi/ Net

Watyutink.com - Selama ini banyak yang beranggapan mengonsumsi masakan pedas dapat menurunkan berat badan. Hal inilah yang menyebabkan orang yang ingin menurunkan berat badan cenderung memperbanyak makan makanan pedas.

Padahal sebetulnya belum ada penelitian secara ilmiah yang membuktikannya. Meski demikian, hal tersebut terlanjur dipercaya.

Tahukah Anda, sebenarnya makanan pedas bisa turunkan berat badan adalah fakta atau hanya mitos belaka?

Meski belum ada pembuktian secara medis namun ada sejumlah alasan yang membuat makanan pedas diyakini dapat menurunkan berat badan. Pasalnya bumbu masakan pedas, seperti cabai dan lada dikenal mengandung capsaicin. Senyawa inilah yang dikenal ampuh menurunkan berat badan.

Penelitian menunjukkan capsaicin dapat menurunkan asupan kalori dan membuat kenyang lebih cepat. Hal ini lantaran efek sensasi rasa panas yang diberikan capsaicin pada saluran cerna. Selain itu capsaicin juga dapat menghambat rasa lapar dan menurunkan nafsu makan.

Selain itu, capsaicin juga mempercepat proses metabolisme tubuh. Metabolisme adalah proses yang mengubah kalori dari makanan menjadi energi. Peningkatan temperatur tubuh saat mengonsumsi capsaicin dapat meningkatkan metabolisme tubuh hingga lima persen.

Mengonsumsi masakan pedas juga bisa membantu membakar lemak. Penelitian menunjukkan mengonsumsi masakan pedas dapat menurunkan lingkar pinggang dan menjadikan bentuk tubuh lebih ideal. Hal ini karena capsaicin bisa meningkatkan pembakaran lemak hingga 16 persen. Selain itu capsaicin juga bermanfaat mencegah penumpukan lemak di tubuh.

Meski terbukti ampuh menurunkan berat badan, konsumsi makanan pedas tetap harus dalam jumlah wajar dan dimakan secara wajar pula.

Memakan masakan pedas dalam jumlah berlebihan dapat memicu masalah pencernaan. Penyakit diare dan gangguan pencernaan lainnya seperti iritasi lambung  bisa muncul akibat makanan pedas. Bahkan dalam kondisi parah bisa memicu kanker lambung.

Halaman:

Editor: Admin

Terkini

Kenali Dampak Negatif Gaya Hidup Vegetarian

Sabtu, 18 Juni 2022 | 12:00 WIB
X