• Senin, 15 Agustus 2022

Mengenal Cacar Monyet, Penyakit yang Kini Jadi Ancaman Dunia

- Senin, 25 Juli 2022 | 15:30 WIB
Ilustrasi Cacar Monyet atau Monkeypox (Pixabay )
Ilustrasi Cacar Monyet atau Monkeypox (Pixabay )

Watyutink.com - Pada Sabtu 23 Juli 2022, Organisasi Kesehatan Dunia atau World Health (WHO) telah mengumumkan cacar monyet atau monkeypox sebagai wabah penyakit dengan status darurat kesehatan global. Hal ini setelah ditemukannya banyak kasus cacar monyet di sejumlah negara.

Setidaknya terdapat 16 ribu kasus cacar monyet di 75 negara. Sejauh ini wabah cacar monyet telah menyebabkan 5 pasien meninggal dunia. Bersamaan dengan pengumuman tersebut, WHO juga meminta negara di seluruh dunia melakukan langkah-langkah pencegahan guna membatasi penyebaran virus monkeypox.

Menuculnya wabah cacar monyet tak urung menimbulkan kekhawatiran berbagai pihak. Terlebih monkeypox muncul tak lama setelah wabah virus corona atau Covid-19. Ditakutkan cacar monyet akan menjadi pandemi seperti Covid-19. WHO pun mendorong negara-negara di seluruh dunia mengambil tindakan dan melindungi rakyatnya dari terinfeksi virus monkeypox.

Tahukah Anda, apa sebenarnya virus cacar monyet atau monkeypox?

Cacar monyet pertama kali ditemui di Afrika Barat dan Tengah, terutama di wilayah hutan hujan tropis. Laman resmi World Health Organization (WHO) menyebut cacar monyet atau monkeypox virus (MPXV) merupakan orthopoxvirus, yaitu virus yang menyebabkan penyakit menular pada manusia.

Cacar monyet menular dari hewan ke manusia. Penularannya bisa melalui kontak langsung melalui darah, cairan tubuh, atau kulit hewan yang terinfeksi cacar monyet. Selain itu makan daging hewan yang terinfeksi juga bisa menjadi salah satu cara penularan. Terutama juga daging tidak dimasak dengan baik.

Hingga saat ini belum ditemukan adanya penularan virus ini dari manusia ke manusia. Namun mewabahnya penyakit ini tetap perlu diwaspadai. Pasalnya hingga saat ini belum ada penanganan serta vaksin yang secara spesifik untuk penyakit cacar monyet. Meski demikian penyakit ini bisa disegah dan dikendalikan penyebarannya.

Gejala cacar monyet bisa ditandai dengan terjadinya demam, sakit kepala, lymphadenopathy atau pembengkakan kelenjar getah bening, sakit punggung, myalgia atau nyeri otot, dan asthenia atau kurang energi. Gejalanya dapat muncul pada 14 hingga 21 hari.

Selain itu muncul pula ruam pada kulit, terutama wajah. Selanjutnya ruam akan semakin banyak dan menyebar ke bagian tubuh lain. Lama kelamaan ruam akan berubah menjadi bejolan kecil atau vesicles dan bintik-bintik.

Halaman:

Editor: Yusuf Rinaldy

Tags

Terkini

Atasi Telapak Kaki Pecah-pecah dengan Kulit Pisang

Jumat, 5 Agustus 2022 | 16:00 WIB

5 Agustus, Hari Lampu Lalu Lintas Internasional

Jumat, 5 Agustus 2022 | 15:30 WIB

Tips Aman Makan Daging Kambing Saat Idul Adha

Kamis, 28 Juli 2022 | 15:00 WIB
X