• Minggu, 25 September 2022

Tidur Lebih Nyenyak dan Sehatkan Jantung dengan Jalan Kaki Tanpa Alas

- Jumat, 2 September 2022 | 16:30 WIB
Ilustrasi jalan kaki tanpa alas (Pexels )
Ilustrasi jalan kaki tanpa alas (Pexels )

Watyutink.com - Olah raga yang paling murah dan mudah adalah jalan kaki. Tak heran jika banyak orang mulai membiasakan diri berjalan kaki untuk menjaga kesehatan.

Namun saat berjalan sebagian besar orang menggunakan alas kaki seperti sepatu, sandal dan sejenisnya. Padahal berjalan dengan telanjang kaki sebetulnya lebih menyehatkan.

Tahukah Anda, apa manfaat berjalan tanpa alas kaki?

Jalan kaki tanpa menggunakan alas atau barefoot ternyata memiliki banyak manfaat bagi tubuh. Salah satunya adalah dapat mengurangi rasa nyeri dan sakit di tubuh. Rasa nyeri pada tubuh biasanya dipicu kadar kortisol yang berlebihan. Jalan kaki tanpa alas diyakini dapat menurunkan kadar kortisol di dalam tubuh. Sehingga dapat memperkecil kemungkinan tubuh mengalami sakit yang berlebihan.

Jalan kaki tanpa alas ternyata juga dapat meningkatkan daya tahan tubuh. Jalan kaki selama 10 - 15 menit setiap hari ternyata dapat meningkatkan daya tahan tubuh dengan signifikan. Kondisi ini akan semakin membaik jika dibarengi dengan mengonsumsi makanan dan minuman bergizi setiap hari.

Selain itu jalan dengan telanjang kaki ternyata juga mampu menurunkan resiko penyakit jantung. Hal ini bisa terjadi karena tubuh terus bergerak dan peredaran darah berjalan dengan lebih lancar. Kemungkinan obesitas dan penyakit kardiovaskular pun bisa ditekan dengan kebiasaan berjalan kaki.

Jika Anda mempunyai masalah gangguan tidur seperti insomnia, jalan kaki tanpa alas adalah salah mengatasinya. Pasalnya peredaran darah dalam tubuh akan menjadi lebih lancar.

Bagi wanita, berjalan kaki tanpa alas bisa membantu mengurangi rasa sakit saat menstruasi. Sebab berjalan kaki dapat menyeimbangkan hormon estrogen dan progesteron yang seringkali menjadi penyebab rasa sakit saat menstruasi.

Namun perlu diingat, jalan kaki tanpa alas juga mengandung resiko seperti infeksi akibat bakteri dan cacing, terutama jika berjalan di tanah berlumpur dan kotor.

Halaman:

Editor: Yusuf Rinaldy

Tags

Terkini

24 September, Hari Tani Nasional, Ini Fakta Sejarahnya

Sabtu, 24 September 2022 | 10:00 WIB

22 September: World Car Free Day, Ini Sejarahnya

Kamis, 22 September 2022 | 11:35 WIB

Tak Ingin Asam Urat Kambuh, Hindari Roti Manis dan Asin

Sabtu, 17 September 2022 | 16:15 WIB

17 September: Hari Perhubungan Nasional, Ini Sejarahnya

Sabtu, 17 September 2022 | 10:00 WIB
X