• Kamis, 8 Desember 2022

Cegah Diabetes, Hipertensi dan Gangguan Otak dengan Konsumsi Beras Basmati

- Kamis, 17 November 2022 | 17:00 WIB
Nasi Biryani, salah satu masakan yang terbuat dari beras basmati  (watyutink.com/yusuf rinaldy )
Nasi Biryani, salah satu masakan yang terbuat dari beras basmati (watyutink.com/yusuf rinaldy )

Watyutink.com - Kepopuleran beras basmati di Indonesia saat ini semakin terasa. Meski dikenal sebagai bahan pangan yang kerap dikonsumsi masyarakat Timur Tengah, beras basmati saat ini makin digemari di tanah air. Hal ini tak lepas dari banyaknya masyarakat Indonesia, terutama yang sudah pernah menunaikan ibadah haji dan umroh ke Arab Saudi.

Selama menunaikan ibadah haji dan umroh, jamaah Indonesia sering makanan anek hidangan yang terbuat dari beras basmati, seperti Nasi Biryani, Nasi Mandi atau Nasi Kebuli. Kerinduan akan suasana di tanah suci membuat umat Islam di Indonesia mencari beras basmati untuk diolah dan dimasak menjadi menu makanan layaknya saat berada di tanah suci.

Meski sudah cukup dikenal, tidak banyak yang mengetahui ternyata beras basmati mempunyai segudang manfaat bagi kesehatan. Kandungan nutrisi yang terkandung dalam beras basmati menjadikannya baik dikonsumsi dan digunakan untuk menjaga kebugaran tubuh.

Tahukah Anda, apa saja manfaat beras basmati untuk kesehatan?

Meski banyak ditemukan di Arab Saudi, beras basmati sejatinya bukan berasal dari Timur Tengah. Beras ini berasal dari wilayah Asia Selatan, seperti India dan Pakistan. Biasanya beras basmati diolah menjadi nasi briyani, nasi mandi atau nasi kebuli.

Beras basmati dikenal karena bentuknya yang khas. Terlihat lebih panjang dan ramping dibanding beras yang biasa dikonsumsi orang Indonesia. Selain itu beras basmati mempunyai aroma khas yang sedap.

Beras basmati mempunyai dua jenis, yakni basmati putih dan basmati coklat. Keduanya mempunyai cita rasa yang nikmat. Selain itu beras basmati juga kaya akan nutrisi dan mineral yang berguna untuk kesehatan. Dalam satu porsi beras basmati atau sekitar 150 gram terdapat sebayak 210 kalori. Selaij itu terkandung pula protein, lemak, serat, natrium, folat, tiamin, seleni, dan naicin.

Terdapat pula kandungan tembaga, zat besi, zinc, fosfor, magnesium, kalium, vitamin E dan vitamin B6. Nutrisi tersebut sangat penting untuk kesehatan. Selain itu beras basmati rendah kandungan arsenik. Bahkan paling rendah dibanding semua jenis beras yang ada. Itulah sebabnya mengonsumsi beras basmati sangat baik untuk melindungi tubuh dari berbagai jenis penyakit.

Salah satu manfaat beras basmati adalah mengontrol kadar gula dalam darah. Beras basmati diketahui memiliki indeks glikemik yang rendah. Hal ini berbeda dengan beras lainnya yang tinggi indeks glikemik sehingga berisiko meningkatkan kadar gula darah. Itulah sebabnya mengonsumsi beras basmati sangat baik untuk mencegah penyakit kencing manis atau diabetes dan obesitas.

Halaman:

Editor: Yusuf Rinaldy

Tags

Terkini

X