BACK TO TOPIC
OPINI PENALAR
Pengamat Komunikasi Politik Universitas Mercu Buana dan Direktur Eksekutif Lembaga Analisis Politik Indonesia
Anies-Sandi Harus Konsisten Jalankan Janji Kampanye

Dua kubu ini akan langgeng berada pada posisinya masing-masing. Ini dikarenakan Pemilihan Kepala Derah (Pilkada) DKI Jakarta kemarin membentuk pendukung fanatik masing-masing pasangan calon. Anies-sandi sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur baru DKI Jakarta tentu berada dalam dua gerbong besar ini. Suka tidak suka itu merupakan realitas politik demokrasi DKI Jakarta saat ini.

Polarisasi yang kuat ini harus memaksa Anies-Sandi untuk berpikir bijak dan berpikir untuk semua tanpa mengikuti polarisasi yang ada. Meskipun itu sangat sulit, namun sebagai pemimpin Anies-Sandi harus melakukan itu. Selain itu juga sebaiknya Anies-Sandi lakukan rekonsiliasi sebelum mulai bekerja. Rekonsiliasi ini penting untuk mempersatukan kembali warga DKI Jakarta, dan itu harus dari hati demi meredam lawan politik.

Anies-Sandi juga harus konsisten dengan janji-janji manis mereka saat kampanye dulu. Sikap konsisten ini penting agar warga Jakarta merasa puas dengan kepemimpinan mereka berdua. Konsistensi Anies-Sandi dibutuhkan untuk memperkecil polarisasi di antara warga DKI Jakarta.

Saya kira soal reklamasi yang menjadi program mahkota dari Anies-Sandi, dan dalam kampanye keduanya dengan tegas mereka menolak reklamasi. Tentu warga DKI Jakarta menunggu sikap konsisten mereka dalam menghentikan reklamasi di Teluk Jakarta. Sikap konsistensi merupakan gambaran integritas mereka sebagai pemimpin. Bila Anies-Sandi tidak berani menepati janjinya maka rakyat dapat menilai mereka pemimpin yang gagal, dan bisa juga mereka dicap telah melakukan pembohongan kepada publik (khususnya warga DKI Jakarta yang berharap reklamasi dihentikan). (ast)

SHARE ON
close

PENALAR

PENALAR TERPRODUKTIF

Said Didu

Sekretaris Jenderal Kementerian BUMN 2005-2010

Abra Talattov

Peneliti INDEF

Inas N Zubir

Politisi Hanura