BACK TO TOPIC
OPINI PENALAR
Koordinator Investigasi Center For Budget Analysis (CBA)
Dana Hibah dan Bansos Menyimpan Segudang Persoalan

Dana hibah dan Bansos merujuk pada beberapa kasus merupakan pos anggaran yang rawan disalahgunakan.

Dana hibah dan Bansos DKI Jakarta tahun 2018 misalnya sebesar Rp1.758.968.690.379, naik dari tahun sebelumnya yang hanya senilai Rp1,472 triliun. Besarnya dana hibah dan Bansos di era Anies semakin menohok jika dibandingkan dengan jumlah daftar penerima sekitar 104 lembaga/organisasi. Berbeda dengan jumlah penerima di era sebelumnya, meskipun anggarannya lebih kecil tetapi diperuntukan bagi 352 lembaga/ organisasi.

Pos anggaran dana hibah dan Bansos secara umum dalam pelaksanaannya memiliki segudang masalah dan kelemahan yang sering ditemukan, misalnya terkait perencanaan dan penyusunan proposal, realisasi yang tidak sesuai, pertanggungjawaban fiktif, penyuapan dalam proses pencairan, penyaluran yang tidak tepat sasaran, dan tidak direncanakan dalam prioritasnya.

Permasalahan tersebut harus menjadi perhatian Pemprov DKI, Dengan anggaran yang sangat fantastis, di sisi lain daftar penerima yang masih patut dikaji agar tepat sasaran. Jangan sampai peruntukan dana hibah dan Bansos ini dijadikan ajang dana "balas jasa". (cmk)

SHARE ON
close

PENALAR

PENALAR TERPRODUKTIF