BACK TO TOPIC
OPINI PENALAR
Analis Bisnis/ Pendiri Pusat Data Bisnis Indonesia (PDBI)
Era Negosiasi Indonesia Inc Harus Solid

Negosiasi merupakan alternatif konfrontasi perang dagang. Nah, Indonesia harus kompak sebagai Indonesia Incorporated dari bureauratic governance, diplomat, corporate, NGO, dan labour union profesionals. Back to basic asas, bersatu kita teguh bercerai kita runtuh. Devide et impera mengancam kita dalam suasana lebih canggih kompleks karena bersifat global multilateral.

Negosiasi selalu mencerminkan peta realitas. Ya harus alot, ulet, dan lincah. Koalisi dengan negara senasib dan siap retaliasi reaksi. Respons setimpal setara dengan manuver proteksionis tersebut.

Jika Uni Eropa (UE) berkeras tidak mencabut pelarangan terhadap penggunaan minyak sawit dan minyak nabati di UE, maka koalisi aliansi multilateral mungkin bisa memberi bobot tekanan opini publik.

Untuk meluaskan pasar ekspor CPO, ya pasar global terbuka. RRT dan India masih bisa berkembang jika ekonomi dunia tumbuh lebih baik tahun depan sesuai proyeksi generik pelbagai think tank.

Ihwal black campaign dari UE dan AS, walau sudah dicoba moratorium lahan sawit tapi terkesan belum implementatif dari upaya rehabilitasi di dalam negeri, itu mungkin belum terlaksana di lapangan. Jadi harus ada real delivery dari komitmen negosiasi supaya ada mutual agreement kesepakatan persetujuan timbal balik. Bukan aksi sepihak. Arbitrase dan Mahkamah Internasional bisa juga dipakai jalurnya. Intinya, ya, mesti bisa berani politicking global. (pso)

SHARE ON
close

PENALAR

PENALAR TERPRODUKTIF