BACK TO TOPIC
OPINI PENALAR
Direktur Eksekutif Lembaga untuk Transparansi dan Akuntabilitas Anggaran (LETRAA)/Pemerhati Kebijakan Publik
Evaluasi terhadap Dinamika Kompetisi Sektor Industri

Penyebab turunnya ekspor indonesia menurun dikarenakan pertama, Tingginya impor bahan bakar, bahkan per Januari kemarin ekspor turun hingga 4,7 persen, kedua, Adanya perang dagang antara Amerika - China, Ketiga, Adanya persaingan dagang antar negara-negara pesaing Indonesia yang lebih masif dibandingkan sebelumnya, seperti halnya Chna, Vietnam maupun Kamboja. 

Per Februari 2019 Menteri Perindustrian, telah menyampaikan bahwa strategi utama pemerintah adalah dengan berupaya menarik investasi industri untuk menjalankan hilirisasi sehingga dapat mensubstitusi produk impor. 

Kebijakan lainnya, perbaikan iklim usaha melalui penerapan online single submission (OSS), fasilitas insentif perpajakan, program vokasi, penyederhanaan prosedur untuk mengurangi biaya ekspor, dan pemilihan komoditas unggulan.

Dalam hal ini tidak hanya sekadar konsep program namun bagaimana secara operasionalisasi sistem ini dibangun.  Karena salah satu aspek terpenting yang mampu meningkatkan angka ekspor indonesia adalah pengembangan industri manufaktur. Disini perlu adanya salah satu evaluasi terhadap dinamika kompetisi di sektor industri khusunya pada sektor energi dan produktivitas tenaga kerja yang telah berjalan dalam 2 tahun ke belakang. 

Selain itu pemerintah harus mulai mendesain strategi negosiasi antar negara baik kerjasama bilateral maupun multilateral mengenai persoalan privillage, seperti contohnya Indonesia kalah dibandingankan Malaysia soal ekspor sawit. Dalam hal ini pemerintah harus lebih masif jika tdk ingin tertinggal dari negara lain. (pso)

SHARE ON
close

PENALAR

PENALAR TERPRODUKTIF