BACK TO TOPIC
OPINI PENALAR
 Aktivis HAM, Ketua Badan Pengurus SETARA Institute
Intimidasi Tanda Kemunduran Demokrasi

Terjadi intimidasi oleh sekelompok warga yang menamakan dirinya Gerakan #2019GantiPresiden atas beberapa warga yang menggunakan kaos #DiaSibukKerja pada Car Free Day (29/04/2018). Dan Intimidasi atas pilihan yang berbeda adalah kemunduran demokrasi.

Tindakan provokasi dan intimidasi dengan alasan apapun yang menafikan perbedaan dalam berpendapat atau menentukan pilihan politik pada dasarnya tidak pernah dapat dibenarkan. Namun memang kecenderungan strategi intimidasi dan provokasi nampak mulai dikedepankan oleh kelompok-kelompok tertentu menjelang Pilpres 2019, tampak ingin mengulang strategi Pilkada 2017. Argumen-argumen yang dikemukakan lebih merupakan justifikasi atau alibi dari tindakan persekusi yang dilakukan mereka. 

Soal siapa aktor dibalik layar secara persis tentu tidak mudah diidentifikasi. Tapi saya kira bukan aktor tunggal namun mereka memiliki kepentingan yang sama.

Setiap warga negara mendapatkan jaminan peraturan perundang-undangan untuk mengekspresikan pandangannya termasuk preferensi politiknya secara bebas. Intimidasi terhadap sesama warga disebabkan oleh perbedaan pilihan dan afiliasi politik nyata-nyata mengancam salah satu kebebasan sipil paling dasar yang dijamin konstitusi. Dalam kaca mata hukum, persekusi dan tindakan intimidasi demikian merupakan tindakan melanggar hukum yang dapat dipidanakan.  

Melihat konteks peristiwa tersebut, pemerintah daerah dan aparat kepolisian hendaknya melakukan tindakan presisi untuk mencegah terulang kembali intimidasi terhadap sesama warga karena perbedaan pilihan politik. Pemerintah DKI Jakarta, khususnya gubernur dan wakil gubernur harus mengevaluasi secara adil penggunaan CFD dan ruang publik lainnya untuk kegiatan kampanye politik. 

Selain itu, setelah peristiwa intimidasi yang terjadi kemarin, aparat hendaknya melakukan tindakan polisional yang lebih memadai untuk melakukan pencegahan agar peristiwa serupa tidak terulang dan meluas. Aparat kepolisian dapat mengambil tindakan hukum, mulai dari pembinaan hingga penangkapan, untuk memberikan efek jera dan mengantisipasI kerawanan di tahun politik elektoral 2018 dan 2019. (ast)

SHARE ON
close

PENALAR

PENALAR TERPRODUKTIF