BACK TO TOPIC
OPINI PENALAR
Kepala Kantor UGM Kampus Jakarta, Institute of Research and Community LPPM UGM
Optimalisasi Sumberdaya UKM dalam Persaingan Era Digital

Dalam bisnis sering banyak cara dilakukan untuk mencapai tujuan: profit yang berkesinambungan dengan berusaha berkelindan di antara tata nilai, etik, dan peraturan bahkan tidak jarang mengabaikannya. Kata kuncinya adalah persaingan usaha. Para pelaku bisnis dari berbagai skala dan platform usaha berjerih payah untuk bertahan dan unggul dalam persaingan di pasar. 

Demikian halnya dengan kisah persaingan bisnis UKM lokal pada platform e-commerce yang tengah marak belakangan ini. Bagaimana UKM lokal dapat memanfaatkan sumberdaya mereka dengan cerdik agar bertahan dan unggul di tengah himpitan para pelaku bisnis modal besar dalam era perdagangan digital?

Petinju kelas berat legendaris Muhammad Ali menyadari bahwa untuk unggul dalam pertarungan melawan Sonny Liston, George Foreman, dan Joe Frazier, diperlukan kecerdikan bukan kekuatan pukulan semata. Oleh karenanya Ali memperkenalkan gaya bertinju float like a butterfly and sting like a bee yang membuat lawan-lawannya kebingungan memukul karena Ali bergerak sangat lincah ke sana ke mari sembari melihat peluang meluncurkan pukulan yang menyengat. Ali berhasil unggul dari para lawannya dengan memanfaatkan sumberdaya yang dimiliki dalam menghadapi persaingan di ring tinju. 

Apakah sumberdaya UKM lokal yang dapat dimanfaatkan dalam persaingan menghadapi para raksasa e-commerce seperti Lazada, Gojek, Tokopedia, Shopee, Buka Lapak dan lainnya?

Salah satu sumberdaya yang harus dimanfaatkan UKM lokal dalam persaingan usaha di era digital ini adalah daya kreasi yang berbasis imajinasi serta jejaring sumber informasi. Generasi milenial yang menjadi mayoritas konsumen di era perdagangan digital memiliki karakter antara lain lekas bosan dan ingin mencoba sesuatu yang baru. Hal ini perlu disikapi UKM lokal dengan terus mengembangkan aneka produk dan jasa yang kreatif. Tidak berpuas diri terhadap kesuksesan suatu produk di pasar namun terus menghadirkan berbagai produk baru yang memiliki keunggulan. 

UKM seharusnya dapat melakukannya karena skala usaha yang relatif kecil sehingga lebih lincah dalam menyesuaikan proses produksinya katimbang perusahaan besar yang harus memperhitungkan dampak perubahan proses produksi serta waktu tenggang yang dibutuhkan agar produk baru bisa diluncurkan ke pasar.   

Jejaring sumber informasi merupakan sumberdaya yang harus dimanfaatkan UKM dalam persaingan bisnis di era digital. UKM tidak perlu memaksakan diri melawan para raksasa e-commerce namun harus cerdik beraliansi dengan memanfaatkan kekuatan jejaring mereka. Meraih keuntungan usaha secara berkesinambungan tidak harus dengan membuat platform e-commerce sendiri namun memanfaatkan apa yang sudah ada dibuat pihak lain dengan membangun daya tawar (leverage) akan lebih realistis. UKM perlu bernegosiasi dengan para raksasa e-commerce agar mendapatkan ruang yang lebih menguntungkan untuk diakses para konsumen milenial. 

Belum ada asosiasi UKM di Indonesia yang cukup kuat menyatukan daya tawar UKM lokal terhadap para raksasa e-commerce sehingga kepentingan UKM lokal dapat diakomodasi dan diperhatikan. Struktur asosiasi UKM di Indonesia perlu dibangun dengan berbasis sektor usaha sehingga upaya pembinaan dan pengembangannya oleh pihak berwenang seperti Bekraf dan Kemenperin, khususnya di bidang daya kreasi berbasis imajinasi akan lebih fokus dan efektif.  

UKM lokal telah terbukti menjadi tulang punggung perekonomian nasional di masa krisis moneter pada masa lalu. Kreativitas serta jejaring informasi menjadi sumberdaya kunci UKM dalam memainkan peran penting yang strategis di masa mendatang khususnya di era perdagangan digital. (pso)

SHARE ON
close

PENALAR

PILIHAN REDAKSI

PENALAR TERPRODUKTIF

Ujang Komarudin, Dr., M.Si.

Pengamat Politik dan Dosen Universitas Al Azhar Indonesia

Mohammad Faisal

Direktur Centre of Reform on Economic (CORE) Indonesia

Yahya Agung Kuntadi, Ir., M.M.

Kepala Kantor UGM Kampus Jakarta, Institute of Research and Community LPPM UGM

FOLLOW US

Langkah PKS di Oposisi Perlu Diapresiasi             Insentif Pajak, Daya Tarik Sistem Pajak yang Paling Rasional             Menengok dan Menyiapkan SDM di Era Revolusi Industri 4.0             Polri Telah Berupaya Transparan Ungkap Rusuh 21-22 Mei             Possible and Impossible Tetap Ada             Ungkap Rusuh 21-22 Mei Secara Terang dan Adil             Banyak Masalah yang Harus Diselesaikan             Pilihan Cerdas Jadi Oposisi             Tergilas oleh Budaya Global             Penghambaan terhadap Simbol Dunia Barat