BACK TO TOPIC
OPINI PENALAR
Arsitek, Aktivis dan Penulis
PSI, Partai Boneka

Bagi sebagian warga, berpolitik itu seperti mengisap narkoba. Enak dan sedap. Perkara setelahnya tubuh hancur itu persoalan lain. Dan sebagian warga yang lain adalah matematika.

Partai politik berjuang sangat keras untuk mendulang suara. Perebutan kursi parlemen merupakan puncak urusan. Masa kini sukar untuk merebut suara sampai 20 persen yang menjadi syarat utama untuk mengajukan calon presiden tanpa koalisi. Dan pada sisi lain, untuk lolos berkompetisi pemilu, syarat kuota minimal bagi setiap partai adalah mampu mendulang suara minimal 4 persen. 

Dan inilah tricki-nya. Partai konstestan diperbanyak untuk memecah suara supaya tak ada partai yang mampu menguasai secara tunggal konstelasi presiden. Ini adalah kebiri politik. Dan sampai kapanpun, selama Partai dipermudah dan Presiden dipersulit, tak ada kekuasaan dominan di negeri ini.

Demokrasi dimaknai secara harfiah dan itu berarti: telur satu dibagi rata, mulai dari bentuk dan ukuran. Tak ada keadilan, bahwa ada seorang anak rajin dan anak pemalas. Pokoknya bagi rata.

Itulah potret Partai PSI. Berdiri untuk memecah suara. Seseorang merencanakan dengan baik. Dan bisa jadi, si perencana juga tak sadar, ia bagian dari settingan yang lain lagi. (cmk)

SHARE ON
close

PENALAR

PILIHAN REDAKSI

PENALAR TERPRODUKTIF

Ahmad Heri Firdaus

Peneliti Institute for Development of Economics and Finance (INDEF)

YB. Suhartoko, Dr., SE., ME

Dosen Program Studi Ekonomi Pembangunan, Keuangan dan Perbankan Unika Atma Jaya Jakarta

Mohammad Faisal

Direktur Centre of Reform on Economic (CORE) Indonesia

FOLLOW US

Investor Tak Terpengaruh Prediksi Ekonomi RI             Moody’s Tak Tahu Jeroan Indonesia             Ada  Gap, Ada Ketimpangan             Prioritas Utama Tingkatkan Pertumbuhan             Dana Desa Berhadapan dengan Kejahatan Sistemik             Pembangunan Desa Tidak Bisa Berdiri Sendiri             Harus Disadari, Korupsi akan Mengikuti Kemana Uang Mengalir             Banyak Hal Harus Dibenahi dengan kebijakan Strategis dan Tepat             Pertumbuhan Konsumsi Berpotensi Tertahan             Amat Dibutuhkan, Kebijakan Pertanian yang Berpihak pada Petani!