BACK TO TOPIC
OPINI PENALAR
PSI Terinspirasi Golkar

Sudut pandang politik dalam banyak hal tidak sama dengan sudut pandang hukum. Hukum selalu mendasarkan pada fakta, sedangkan politik lebih sering mendasarkan pada asumsi. Sekalipun berdasarkan asumsi, tetap saja dalam politik tidak dibenarkan menebar fitnah.

Apa yang dilakukan PSI bisa jadi terinspirasi Partai Golkar, dimana Golkar yang suaranya tergerus pada pemilu 1999, bisa dengan cepat melakukan konsolidasi pemulihan partai. Salah satu cara yang dilakukan Golkar adalah menghapus warna pak Harto dalam partai, dan fakta sosialnya nyaris hari ini tidak terdengar lagi perbincangan orang tentang "relasi Golkar dengan Pak Harto".

Rivalitas antara PSI dengan Partai Berkarya (GMB) akan menarik bila sanggahan GMB atas video yang dibikin PSI disajikan melalui vidoo juga sebagai penyeimbang. Dengan demikian masyarakat (khususnya generasi milineal) dapat menarik kesimpulan sendiri dari dua tontonan yang berbeda sudut pandang.

Ke depan, model branding partai yang dilakukan PSI dengan menyajikan fakta negatif masa lalu dan menawarkan solusinya, masih menjadi pola kampanye yang menarik bagi partai. Namun semua itu tak akan berarti apa-apa manakala partai tidak memiliki idiologi dan basis kultural yang kuat. (cmk)

SHARE ON
close

TOPIK TERPOPULER

PENALAR

PENALAR TERPRODUKTIF

Ahmad Heri Firdaus

Peneliti Institute for Development of Economics and Finance (INDEF)

Yahya Agung Kuntadi, Ir., M.M.

Kepala Kantor UGM Kampus Jakarta, Institute of Research and Community LPPM UGM

FOLLOW US

Tinjau Kembali Struktur Industri Nasional             Benahi Dulu ICOR Indonesia             Ekonomi Digital Jadi Pelengkap Saja             Stop Bakar Uang, Ciptakan Profit             Potensi Korupsi di Sektor Migas             Revisi UU KPK Berpengaruh Langsung terhadap Perekonomian Indonesia             Benahi Governance DPR Untuk Hindari Konflik Kepentingan             Pebisnis Lebih Tahu Masalah Riil di Lapangan             Revisi UU KPK, Ancaman Terhadap Demokratisasi oleh Oligarki Predatoris             Presiden sedang Menggali Kuburnya Sendiri