BACK TO TOPIC
OPINI PENALAR
 Ketua Forum Warga Kota Jakarta (FAKTA)/ Advokat
Pemerintah Harus Segera Bersikap Soal Ojek Online

Presiden telah mengarahkan para menterinya agar melakukan  pertemuan dengan para aplikator dan wakil pengemudi Ojek online untuk membereskan segera masalah yang diadukan pengemudi ojek online soal tarif dan regulasi. Keesokan harinya justru yang terjadi para menteri itu hanya bertemu dengan para aplikator tanpa wakil pengemudi ojek online. Para wakil pengemudi ojek online pun marah dan protes bahwa pertemuan para menteri dengan para aplikator tidak sesuai arahan presiden Jokowi.

Setelah beberapa hari kemudian, para menteri menggodok soal transportasi online.  Hasil pertemuan tersebut disampaikan dalam jumpa pers Menhub yang intinya: Peraturan Menteri (PM) Perhubungan Nomor 108 Tahun 2017 tetap berlaku untuk taksi online, aplikator berubah badan hukumnya menjadi perusahaan angkutan umum, dan ojek online tetap tidak ada regulasi sebagai payung hukumnya dan beroperasi secara liar.

Sebenarnya di dalam PM 108 tahun 2017 sudah jelas bahwa aplikator tidak boleh bertindak menentukan tarif dan mengeluarkan izin operasi taksi online dan ojek online

Penetapan status aplikator yang berubah menjadi perusahaan angkutan umum sudah pun seharusnya dilakukan sejak peraturan tersebut dikeluarkan. Tetapi sampai saat ini justru pihak pemerintah belum juga  menjalankannya. Kini kuncinya justru ada di pemerintah, mau menjalankan aturan tersebut atau tidak terhadap kegiatan operasional taksi online

Tetapi sikap pemerintah terhadap eksistensi ojek online justru tidak jelas. Seharusnya pemerintah segera membuat regulasi untuk ojek online dan bersikap tegas mau mengakui atau tidak eksistensi ojek online. Segera putus aplikasi ojek online kalau hendak dilarang. Pun kalau mau mengakui, pemerintah harus segera bikin regulasi sebagai payung hukum ojek online

Pemerintah tidak bisa diam dan mendiamkan terus ojek online untuk beroperasi liar seperti sekarang ini. Pendiaman tanpa regulasi terhadap ojek online justru akan merugikan pengemudi ojek online dan penggunanya. (mry)

SHARE ON
close

PENALAR

PENALAR TERPRODUKTIF