BACK TO TOPIC
OPINI PENALAR
Peneliti di CDCC (Center for Dialogue and Cooperation among Civilization), mantan Anggota Komisi I DPR RI  
Pemimpin di Era Medsos

Media sosial (medsos) telah berjasa besar dalam memudahkan interaksi dan komunikasi manusia, yang jauh menjadi dekat. Lebih jauh lagi, komunikasi bukan saja dalam pengertian lama atau korespondensi dengan pengertian bertukar cerita atau bertukar berita, akan tetapi juga bertukar gambar dan audio, bahkan video. Semua ini dapat dilakukan dengan cara mudah dan murah.

Medsos kemudian mempengaruhi cara manusia melakukan aktifitas ekonomi. Berbagai perusahan yang berbasis pada medsos yang dikenal dengan sebutan startup tumbuh dan berkembang dengan cepat sekali. Sejumlah anak muda yang bergerak di dunia ini, menjadi selebriti baru dan kaya secara mendadak. Akan tetapi, dunia ini juga menggerus ekonomi konvensional yang tidak mampu beradaptasi.

Di dunia politik,  medsos telah mengubah cara orang memilih pemimpin. Citra menjadi sangat menentukan. Bahkan citra mengalahkan substansi, dalam arti citra jauh lebih penting dari substansi. Implikasinya, bagi para calon pemimpin berlomba-lomba membangun citra diri.

Lebih jauh lagi, citra diri harus dibangun sesuai permintaan pasar politik. Hal ini yang mendorong para calon pemimpin harus merujuk berbagai hasil servei  dan memilih konsultan politik agar tidak salah dalam menterjemahkan ke inginan pasar.  Konsekuensinya, seorang pemimpin tidak ubahnya bagai aktor yang harus mengikuti karakter dan peran yang harus dimainkan sesuai arahan sang sutradara.

Akibat yang lebih tragis, hal-hal yang substansial yang diperlukan bagi seorang pemimpin terabaikan, terkalahkan oleh hal-hal yang remeh-temeh. Visi dan kemampuan melihat tantangan jauh ke depan, atau kesiapan bekerja keras dan berkorban demi kemajuan bangsa dalam jangka panjang, dikalahkan dengan perhatian terhadap cara berpakaian, slogan yang harus diucapkan, serta medium mana yang harus dipilihnya untuk sosialisasi diri.

Pertanyaannya, mungkinkah sebuah masyarakat atau bangsa akan maju dengan proses pemilihan pemimpinnya dengan cara seperti ini?

(cmk)

SHARE ON
close

PENALAR

PENALAR TERPRODUKTIF

Christianto Wibisono

Analis Bisnis/ Pendiri Pusat Data Bisnis Indonesia (PDBI)

Riza Annisa Pujarama

Peneliti Institute for Development of Economics and Finance (INDEF)

Robin, S.Pi., M.Si.

Dosen Universitas Muhammadiyah Sukabumi, Kandidat Doktor IPB, Tenaga Ahli Komisi IV DPR-RI

FOLLOW US

Revisi UU KPK, Ancaman Terhadap Demokratisasi oleh Oligarki Predatoris             Presiden sedang Menggali Kuburnya Sendiri             Duet Tango DPR & KPK             Utamakan Tafsir Moral ketimbang Tafsir Hukum dan Ekonomi             Langkah Menkeu Sudah Benar dan Fokuskan pada SKM 1             Industri Rokok Harus Tumbuh atau Dibiarkan Melandai             Perizinan Teknis Masih Kewenangan Daerah             Kiat Khusus Pangkas Birokrasi Perizinan di Indonesia             Politik Etika vs Politik Ekstasi              Kebutuhan Utama : Perbaiki Partai Politik