BACK TO TOPIC
OPINI PENALAR
Pastor dan aktivis penggerak kesadaran manusia
Pentingnya Memahami Agama yang Utuh

Di balik meningkatnya maraknya fenomena-fenomena hoaks, anti NKRI, intoleransi dan radikalisme di lingkungan kampus menegaskan bahwa pemahaman agama yang bias atau tidak utuh menjadi virus utama yang saat ini tengah menyebar dikalangan akademis. Pemahaman agama yang sempit dan agama dijadikan kepentingan politik membuat gerakan radikalisme dapat tumbuh subur dikampus-kampus saat ini.

Selain itu, para civitas akademik cenderung memakan mentah-mentah apa yang diterima, apalagi dengan kehadiran media sosial yang dengan mudahnya menyebar beragam informasi yang cendrung berisi konten-konten keliru. Dan pada akhirnya, para calon pemimpin dan kaum intelektual negeri ini menjadi korban yang mudah tersulut informasi dan cepat bereaksi. 

Oleh karena itu, bagi seluruh civitas akademika Indonesia untuk mulai menganut nilai-nilai keberagaman dan multikultural yang terkandung dalam nilai-nilai Pancasila untuk mencegah timbulnya kebencian-kebencian berdalih agama yang membahayakan. Mungkin sama pentingnya harus memahami butir-butir Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945 soal kerukunan hidup umat beragama. (cmk)

SHARE ON
close

TOPIK TERPOPULER

PENALAR

PENALAR TERPRODUKTIF

Ahmad Heri Firdaus

Peneliti Institute for Development of Economics and Finance (INDEF)

Yahya Agung Kuntadi, Ir., M.M.

Kepala Kantor UGM Kampus Jakarta, Institute of Research and Community LPPM UGM

FOLLOW US

Tinjau Kembali Struktur Industri Nasional             Benahi Dulu ICOR Indonesia             Ekonomi Digital Jadi Pelengkap Saja             Stop Bakar Uang, Ciptakan Profit             Potensi Korupsi di Sektor Migas             Revisi UU KPK Berpengaruh Langsung terhadap Perekonomian Indonesia             Benahi Governance DPR Untuk Hindari Konflik Kepentingan             Pebisnis Lebih Tahu Masalah Riil di Lapangan             Revisi UU KPK, Ancaman Terhadap Demokratisasi oleh Oligarki Predatoris             Presiden sedang Menggali Kuburnya Sendiri