BACK TO TOPIC
OPINI PENALAR
Peneliti Senior Maarif institute Jakarta, sosiolog UMY
Pertarungan Kelas Sebagai Identitas Politik

Untuk Pilkada Jateng 2018 diprediksi pertarungan akan sangat ketat dan keras. Karena  wilayah ini begitu potensial dan menjadi sentral dalam hal politik nasional selain Jabar, Jatim dan DKI Jakarta. Kekuatan partai-partai besar yang tergabung dalam barisan koalisi akan saling jegal untuk memenangkan konstetasi di tanah Jawa. Oleh karena itu jika Gatot Nurmantyo (GN) maju lewat PPP. maka diprediksi pertarungan akan  semakin keras di Jawa Tengah. Jika GN mendapat suara signifikan, maka pada tahun 2019 pertempuran pemilu akan semakin keras di lapangan. Para kandidat capres dan cawapres  akan ramai.

Kerasnya konstelasi politik memasuki tahun politik akan berpotensi mengerasnya isu politik identitas, seperti di Pilkada DKI Jakarta. Dengan mengusung identitas agama sebagai penarik gerbong politik, dan telah dianggap berhasil oleh kelompok politik berbasiskan keagamaan. Tak menutup kemungkinan strategi ini kembali diterapkan dalam Pilkada Jateng pertengahan tahun ini.

Menariknya, kemungkinan Pilkada Jateng politik identitas yang akan dimainkan adalah kelas sosial. Ini tergambar dari karakteristik masyarakat Jateng. Ganjar Pranowo sebagai kelas rakyat, sementara Sudirman said kelas priyayi profesional, sedangkan GN sebagai representasi kelas profesional militer. Maka pertarungan tersebut akan menarik, sebab ketiganya akan berusaha memenangkan  pertarungan di Pilkada Jateng, dan salah satu kartu untuk Pilpres 2019.

(cmk)

SHARE ON
close

TOPIK TERPOPULER

Hukum Nggedebus Omnibus

18 February 2020

Membuka Topeng Agama

19 February 2020

PENALAR

PENALAR TERPRODUKTIF

Tauhid Ahmad

Executive Director INDEF

Agus Herta Sumarto

Peneliti INDEF

Deniey Adi Purwanto

Peneliti INDEF