BACK TO TOPIC
OPINI PENALAR
Guru Besar Antropologi UI, mantan Ketua Umum Partai Demokrat
Petasan Terancam Hilang

Petasan adalah hadil invetion atau rekayasa dari Cina yang mempunyai tradisi mengusir kekuatan jahat yang tidak nampak setiap ada acara besar. Invention petasan yang semula terdorong oleh kebutuhan untuk menciptakan kedamaian itu kemudian berkembang menjadi amunisi alutsista dan diekspor ke Barat. Kebiasaan membakar petasan untuk mengusir setan itu berdefusi atau menyebar ke kepulauan Nusantara melalui tukar menukar dan pinjam meminjam unsur kebudayaan, mengikuti berbagai jenis makanan dan busana dan unsur kebudayaan non materiil lainnya.

Pengaruh kebudayaan China itu sangat kuat di kalangan orang pantai, seperti Betawi, karena intensitas akulturasi terjadi sejalan dengan kegiatan perdagangan di lintasan kapal niaga.

Orang Betawi pun suka membakar petasan setiap mengadakan hajatan sebagai sarana pembersihan dan pengamanan dari gangguan jahat. Melekat pada tradisi tersebut, makna potletch atau pamer kekayaan dilakukan melalui kemeriahan penyelenggaran hajatan dengan sejumlah besar rangkaian petasan. 

Sayang, karena alasan keamanan, tradisi yang penuh makna dan fungsional sebagai insentif untuk mencari rezeki itu dilarang. Lama lama bisa hilang bukan hanya petasannya, melainkan tradisi yang melekat. Menjurus kepemiskinan budaya yang konon harus dilestarikan

Ingatbudaya tanjidor dan cokek, bahkan lenong dan gambang kromong sudah tersisihkan. (ast)

SHARE ON
close

PENALAR

PENALAR TERPRODUKTIF