BACK TO TOPIC
OPINI PENALAR
Dosen Administrasi Publik Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)
Uji Materi Kemampuan dan Kematangan Berpolitik

Meyakinkan itu artinya membuat orang percaya. Upaya meyakinkan berkaitan dengan upaya menjelaskan secara logis yang disertai contoh atau data atau fakta. Kemenangan dalam perdebatan berkaitan dengan upaya menang secara logis dengan segala contoh, data, dan fakta. Bisa dikatakan ini adalah upaya menuju kemenangan argumentatif yang akan berdampak bukan sekedar popularitas semata dalam kancah politik, melainkan lebih dari itu dalam pencapaian tujuan politik. Dan itulah yang sedang diyakinkan Partai Berkarya kepada masyarakat. 

Di sinilah teruji bangunan dinamika dan dialektika yang baik dalam pendidikan politik masyarakat, karena sesungguhnya masyarakat harus sering-sering diingatkan arti pentingnya politik dalam kehidupan agar kelayakan hidup masyarakat tidaklah bisa di manipulasi secara politik. Hal tersebut, PSI mungkin mencoba dalam ruang politik yang berbeda dengan tidak menggunakan "menyakinkan", tetapi lebih mengingatkan secara logis yang di sertai contoh atau data atau fakta atau mungkin bahkan pengalaman,  mengingat ruang politik saat ini sangatlah pragmatis dan dogmatis bahkan romantisme politik, hal tersebut terlihat dari perdebatan-perdebatannya sangatlah tidak mendidik masyarakat akan kesadaran politik yang cerdas dan berani di era keterbukaan dan demokrasi.

Dari segi pengalaman maupun jam terbang PSI partai baru yang baru ikut peserta pemilu yang akan datang. Berbeda dengan Partai Berkarya sama-sama partai baru tetapi pengalaman maupun jam terbang politik sudah tidak di ragukan lagi. Tetapi sungguhlah sayang pengalaman dan jam terbang tidak menjamin kedewasaan dan kematangan politik terhadap tawaran gagasan maupun menyikapi kritik dari suatu ide maupun gagasan.

Sebagaimana upaya memenangkan perdebatan bukan lagi upaya memenangkan pikiran lawan bicara (winning the mind) melainkan sudah menjadi perang terhadap lawan (war against the enemy). Lawan bicara yang seharusnya menjadi mitra menuju pertumbuhan jiwa dan pikiran dalam sebuah perdebatan, sudah menjadi lawan dalam arti sesungguhnya. Di sinilah uji materi dari kemampuan dan kematangan berpolitik dalam ruang politik di era terbuka dan demokrasi.

Pada dasarnya sikap defensifnya Partai Berkarya sesungguhnya tidaklah salah. Hanya saja, tidaklah muncul menggunakan sikap dan respon seorang politikus yang mampu  menggambarkan pendidikan politik masyarakat, yang sebagaimana sosok Soeharto, sebagai slogan Partai Berkarya. Kegagalan respon perdebatan Partai Berkarya merupakan kegagalan Soeharto sebagai slogan Partai Berkaya, sekaligus menunjukkan watak sesungguhnya suatu partai tersebut. (cmk)

SHARE ON
close

TOPIK TERPOPULER

PENALAR

PENALAR TERPRODUKTIF

Ahmad Heri Firdaus

Peneliti Institute for Development of Economics and Finance (INDEF)

Yahya Agung Kuntadi, Ir., M.M.

Kepala Kantor UGM Kampus Jakarta, Institute of Research and Community LPPM UGM

FOLLOW US

Tinjau Kembali Struktur Industri Nasional             Benahi Dulu ICOR Indonesia             Ekonomi Digital Jadi Pelengkap Saja             Stop Bakar Uang, Ciptakan Profit             Potensi Korupsi di Sektor Migas             Revisi UU KPK Berpengaruh Langsung terhadap Perekonomian Indonesia             Benahi Governance DPR Untuk Hindari Konflik Kepentingan             Pebisnis Lebih Tahu Masalah Riil di Lapangan             Revisi UU KPK, Ancaman Terhadap Demokratisasi oleh Oligarki Predatoris             Presiden sedang Menggali Kuburnya Sendiri