BACK TO TOPIC
OPINI PENALAR
Staf Teknik Penyehatan Lingkungan Ahli Pertama-Direktorat Jenderal Cipta Karya-Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat  
Yang Berlimpah Adalah Air, Bukan Air Bersih

Air bersih merupakan kebutuhan dasar. Tanpa air bersih, manusia tidak akan bisa hidup layak. Menurut saya memang benar air bersih adalah hak asasi manusia. Namun yang tidak boleh dilupakan adalah hak asasi manusia tersebut dipersulit oleh manusia itu sendiri. Jika manusia tidak mencemari lingkungannya, maka manusia tidak akan kesulitan mendapatkan air bersih.

Ada pernyataan bahwa pemerintah seharusnya memelihara fakir miskin dan anak terlantar. Sepengetahuan saya, pemerintah sudah berusaha untuk memindahkan tempat tinggal mereka ke tempat yang lebih layak dalam konteks perkampungan kumuh Muara Angke. Namun apa yang terjadi? Mereka menolak dan lebih memilih untuk tetap tinggal di situ. Jadi, yang salah siapa?

Kondisi pemenuhan kebutuhan air di Jakarta terutama di daerah-daerah kumuh menurut saya sama sekali belum ideal. Yang ideal seharusnya masyarakat miskin mau diajak bekerja sama dengan pemerintah soal hal ini. Mereka harus mau pindah ke daerah yang layak huni dan tidak kumuh. Saya kira, jika daerah kumuh sudah tidak ada lagi, maka kebersihan lingkungan akan makin terjamin. 

Mari kita bayangkan jika sungai di Jakarta sudah bersih dan tidak ada sampah lagi. Tidak perlu muluk-muluk untuk bermimpi bahwa sungai Jakarta bisa jernih dan bisa diminum, cukup membayangkan sungai di Jakarta bebas dari sampah, lumpur, dan limbah cair lainnya. Pihak PDAM akan jauh lebih mudah mengambil dan memproses air baku. Hal ini tentu akan berdampak pada turunnya biaya produksi air bersih. Dengan menurunnya biaya produksi air bersih, maka tidak ada alasan lagi air bersih mahal.

Perlu kita ingat, yang berlimpah adalah air, bukan air bersih. Saya kurang sepakat jika air bersih dikomersilkan, karena seharusnya air bersih bukan hal untuk diperdagangkan. Saat ini air bersih dijual karena keadaan. Sebuah keadaan yang berasal dari kesalahan manusia sendiri yang mencemarinya.

Menurut saya solusi air bersih di daerah perkumuhan Muara Angke terutama dengan tujuan mereka tidak perlu beli air bersih yang katanya secara ekonomi harganya mahal adalah kita harus memindahkan masyarakat miskin ini dari kawasan kumuh. Jika mereka sudah berada di lokasi yang layak huni, tentu akan lebih mudah dalam pengontrolan distribusi air bersih untuk mereka. Tak hanya itu, lokasi yang layak huni bisa berdampak positif pada pengontrolan pembuangan air limbah rumah tangga sehingga bisa meminimalisasi sumber air baku.

Masalah air bersih adalah masalah yang harus diselesaikan secara bersama-sama. Tidak hanya tanggung jawab pemerintah saja, juga tidak hanya tanggung jawab masyarakat. Semua pihak harus saling bekerja sama dan tidak menjadikan air bersih menjadi alat politik, karena air bersih adalah kebutuhan dasar manusia. (win)

SHARE ON
close

TOPIK TERPOPULER

PENALAR

PILIHAN REDAKSI

PENALAR TERPRODUKTIF