Mahmud Hasibuan
Penalar
news
Pemerhati Air bersih Muara Angke, Pendiri Yayasan Rumpun Anak Pesisir Muara Angke
Opini ( 4 )
Alternative title

linkSelengkapnya

Humaniora

Kala Beban Sekolah Memicu Siswa Bunuh Diri

Pesan itu berbunyi: "Maklek [pengasuhnya-red.] jangan teriak. Panggil Orang Disekitar. Hub Mardi Waluyo (0342-xxxxxx). Bawa Tas Ini. Kartu BPJS Ada Didalam Amplop. Jangan Ada Amb... - 04 Juni 2018

OPINI (4)
Alternative title

linkSelengkapnya

Humaniora

Hardiknas 2018: Bagaimana Nasib Pendidikan Pekerja Anak?

Tema peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tahun 2018 oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia (Kemendikbud RI) adalah menguatkan pendidikan, memajukan kebu... - 03 Mei 2018

OPINI (3)
Alternative title

linkSelengkapnya

Humaniora

Saat Anak Harus Menelan Pil Pahit Trauma Kekerasan

Berdasarkan data pengaduan masyarakat ke Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) dalam tujuh tahun terakhir hingga tahun 2017, kasus kekerasan pada anak berjumlah 26.954 kasus.

<... - 20 April 2018

OPINI (2)
Alternative title

linkSelengkapnya

Humaniora

Komersialisasi Air pada Warga Miskin Muara Angke

Air berasal dari alam dan menjadi kebutuhan dasar manusia. Karena itu air bagian dari hak asasi manusia. Jika air adalah hak asasi, kenapa masih ada air yang dikomersilkan? 

<... - 20 Maret 2018

OPINI (3)
search
close

TOPIK TERPOPULER

PENALAR

PENALAR TERPRODUKTIF

Ahmad Heri Firdaus

Peneliti Institute for Development of Economics and Finance (INDEF)

Yahya Agung Kuntadi, Ir., M.M.

Kepala Kantor UGM Kampus Jakarta, Institute of Research and Community LPPM UGM

FOLLOW US

Tinjau Kembali Struktur Industri Nasional             Benahi Dulu ICOR Indonesia             Ekonomi Digital Jadi Pelengkap Saja             Stop Bakar Uang, Ciptakan Profit             Potensi Korupsi di Sektor Migas             Revisi UU KPK Berpengaruh Langsung terhadap Perekonomian Indonesia             Benahi Governance DPR Untuk Hindari Konflik Kepentingan             Pebisnis Lebih Tahu Masalah Riil di Lapangan             Revisi UU KPK, Ancaman Terhadap Demokratisasi oleh Oligarki Predatoris             Presiden sedang Menggali Kuburnya Sendiri