• Selasa, 5 Juli 2022

Manuver Cawapres Tak Kalah Gesit Dengan Capres

- Selasa, 18 Januari 2022 | 09:15 WIB
Sumber Foto:  kumparan.com
Sumber Foto: kumparan.com

Terkait Capres 2024, ada tiga nama yang surveinya selalu berada di papan atas: Prabowo, Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo. Dalam berbagai survei, ketiga tokoh ini selalu bersaing.

Pilpres 2024, akan ada dua sampai tiga pasang calon. Jika tiga pasang calon, maka ketiga tokoh di atas kemungkinan akan bertarung.

Ada pihak-pihak yang berupaya agar Pilpres 2024 hanya diikuti oleh dua pasang calon. Mereka adalah pemerintah dan pengusaha. Dengan dua pasang calon, kegaduhan akibat hirup pikuk politik lebih mudah dikontrol. Selain tentu saja, anggaran pemilu tidak membengkak karena hanya satu putaran. Dengan satu putaran, biaya politik juga akan rendah. Ini yang diharapkan oleh para bohir.

Siapapun yang akan maju di Pilpres 2024, terutama jika dua pasang, ini akan seru. Sebab, pemanasannya cukup lama.

Yang tak kalah gesitnya adalah gerakan para calon cawapres. Di sini ada nama Sandiaga Uno. Tokoh satu ini punya relawan loyal dengan mesin politik yang terus bergerak. Ganteng, smart, tajir, dengan gaya komunikasi "gaul" serta elektabilitas di posisi keempat menjadi kelebihan tokoh yang satu ini. Posisi Sandiaga Uno sebagai menteri saat ini juga menguntungkan untuk terus branding dan menaikkan popularitas.

Selain Sandiaga Uno, nama Puan juga semakin populer. Puan punya partai yang bisa mengusung sendiri capres-cawapres. Puan paling aman diantara calon cawapres. 

AHY juga selalu masuk dalam penjaringan survei cawapres. Popularitas dan elektabilitasnya cukup signifikan. Partai punya, logistik kabarnya juga tidak kalah dengan yang lain. Bicara AHY tak lepas dari Sang Maestro politik yaitu SBY. 

Ada juga Erick Thohir. Menteri BUMN ini mulai rajin bermanuver. Soal logistik, Erick Thohir tergolong orang kuat. Kedekatan Erick Thohir dengan ormas Ansor diduga menjadi bagian dari persiapan 2024. Santer kabar bahwa Erick Thohir juga terlibat aktif di Muktamar PBNU bulan desember lalu. Jika benar, maka ini tanda serius bahwa Erick Thohir boleh jadi akan menjadikan NU sebagai bagian dalam bergaining.

Ada juga Ridwan Kamil dan Khofifah Indraparawansa. Dua Gubernur ini memiliki elektabilitas di atas Erick Thohir dan Puan Maharani. Posisinya sebagai kepala daerah bisa dikelola untuk menaikkan popularitas dan elektabilitas.

Halaman:

Editor: Admin

Terkini

Tambang Kehancuran

Jumat, 11 Februari 2022 | 07:00 WIB

BRI Kendari Kucurkan KUR Usaha Ikan Asap

Rabu, 9 Februari 2022 | 18:15 WIB

Siapa Pasangan Ideal Anies?

Rabu, 9 Februari 2022 | 10:30 WIB

Dari Demokrasi Elite ke Demokrasi Akar Rumput

Senin, 7 Februari 2022 | 17:35 WIB

Berebut Anies Baswedan

Kamis, 3 Februari 2022 | 11:10 WIB

Terlempar Dari PBNU, Akankah Suara PKB Gembos?

Rabu, 2 Februari 2022 | 09:30 WIB

Anies Menguat, Semua Merapat

Senin, 31 Januari 2022 | 21:00 WIB

Indonesia Akan Dikepung Relawan Anies

Kamis, 27 Januari 2022 | 13:10 WIB

Mampukah PKS Menjadi Partai Papan Atas?

Selasa, 25 Januari 2022 | 17:05 WIB

Spiderman dan Lapang Merdeka Kota Sukabumi

Senin, 24 Januari 2022 | 13:45 WIB

Gravitasi Versus Gratifikasi

Senin, 24 Januari 2022 | 10:15 WIB

Manuver Cawapres Tak Kalah Gesit Dengan Capres

Selasa, 18 Januari 2022 | 09:15 WIB

Prabowo Gagal Nyapres, Gerindra Nyungsep

Senin, 17 Januari 2022 | 10:15 WIB

Penyesuaian Tarif KRL Jabodetabek Untuk Keadilan

Minggu, 16 Januari 2022 | 19:50 WIB

Terima Kasih Presiden Jokowi

Sabtu, 15 Januari 2022 | 10:00 WIB

Merawat dan Meruwat Alun-Alun Kota Sukabumi

Kamis, 13 Januari 2022 | 13:20 WIB

Sasaran PSI Bukan Anies, Tapi Konstituen PDIP

Senin, 10 Januari 2022 | 11:30 WIB

Anies Paling Berpeluang Jadi Presiden 2024-2029

Sabtu, 8 Januari 2022 | 10:00 WIB
X