• Selasa, 5 Juli 2022

Siapa Pasangan Ideal Anies?

- Rabu, 9 Februari 2022 | 10:30 WIB
Ilustrasi/ Net
Ilustrasi/ Net

Anies unstoppable. Gak terbendung lagi. Jumlah relawan yang kerja untuk Anies semakin membesar dan merata di seluruh wilayah Indonesia. Pelan, tapi pasti. Terus merayap membentuk jalinan struktur yang semakin rapi. Para penulis mulai satu persatu bergabung untuk menyuarakan Anies for Presiden. Kalangan akademisi mulai memberikan dukungan. Prof. Dr. Musni Umar, Rektor Universitas Ibnu Khaldun bahkan ikut dan aktif mengkampanyekan Anies. 

Relawan Anies dengan berbagai identitas kelompok dan sekoci yang mulai terkonsolidasikan, serta para penulis yang agresif mensosialisasikan Anies ke publik akan menjadi "bola salju dukungan" yang semakin membesar dan tak terbendung. 

Partai-partai politik tak mau ketinggalan. Gerindra melalui M.Taufik, salah satu ketua DPRD DKI, mendoakan Anies jadi presiden. Ini pernyataan dukungan yang jelas dan tegas. Surya Paloh, Ketum Nasdem berulangkali menyatakan dukungan kepada Anies. Mardani Ali Sera, anggota DPR dan juru bicara dari PKS memprediksi Anies bakal menang di Pilpres 2024. Zulkufli Hasan, ketua PAN, optimis jika Anies memimpin Indonesia kedepan negara ini akan semakin baik. Begitu juga PPP, desakan dari pengurus dan kader di bawah hanya mengarah untuk mendukung Anies. Bahkan mereka menuntut agar DPP segera mendeklarasikan Anies.

Tentang partai apa yang akan curi start untuk deklarasi Anies, ini juga akan menjadi dinamika politik yang menarik untuk Pilpres 2024. 

Di kalangan pensurvei dan analis politik, nama Anies selalu menjadi pembicaraan diantara mereka. Ini menunjukkan bahwa Anies adalah fenomena yang paling menarik saat ini. 

Di tengah eforia terhadap Anies, muncul banyak diskusi di kalangan para relawan siapa calon pendamping Anies. Beberapa nama muncul seperti Khofifah Indar Parawansa, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Jenderal Andika Perkasa, Sandiaga Uno, Muhaimin Iskandar dan Gatot Nurmantyo.

Soal cawapres Anies pun masuk dalam sejumlah survei dan pooling. Di sejumlah group WA menjadi diskusi dan spekulasi yang hangat.

Bagi analis politik, menebak cawapres merupakan hal tersulit. Variabelnya terlalu banyak dan sangat dinamis. Bukan hanya elektabilitas, tapi juga isi tas. Faktor rekomendasi juga kadang malah paling dominan.

Munculnya K.H.Ma'ruf Amin yang menggeser Mahfud MD di detik-detik akhir dalam bursa cawapres Jokowi menegaskan betapa sulitnya memprediksi cawapres.

Halaman:

Editor: Admin

Terkini

Tambang Kehancuran

Jumat, 11 Februari 2022 | 07:00 WIB

BRI Kendari Kucurkan KUR Usaha Ikan Asap

Rabu, 9 Februari 2022 | 18:15 WIB

Siapa Pasangan Ideal Anies?

Rabu, 9 Februari 2022 | 10:30 WIB

Dari Demokrasi Elite ke Demokrasi Akar Rumput

Senin, 7 Februari 2022 | 17:35 WIB

Berebut Anies Baswedan

Kamis, 3 Februari 2022 | 11:10 WIB

Terlempar Dari PBNU, Akankah Suara PKB Gembos?

Rabu, 2 Februari 2022 | 09:30 WIB

Anies Menguat, Semua Merapat

Senin, 31 Januari 2022 | 21:00 WIB

Indonesia Akan Dikepung Relawan Anies

Kamis, 27 Januari 2022 | 13:10 WIB

Mampukah PKS Menjadi Partai Papan Atas?

Selasa, 25 Januari 2022 | 17:05 WIB

Spiderman dan Lapang Merdeka Kota Sukabumi

Senin, 24 Januari 2022 | 13:45 WIB

Gravitasi Versus Gratifikasi

Senin, 24 Januari 2022 | 10:15 WIB

Manuver Cawapres Tak Kalah Gesit Dengan Capres

Selasa, 18 Januari 2022 | 09:15 WIB

Prabowo Gagal Nyapres, Gerindra Nyungsep

Senin, 17 Januari 2022 | 10:15 WIB

Penyesuaian Tarif KRL Jabodetabek Untuk Keadilan

Minggu, 16 Januari 2022 | 19:50 WIB

Terima Kasih Presiden Jokowi

Sabtu, 15 Januari 2022 | 10:00 WIB

Merawat dan Meruwat Alun-Alun Kota Sukabumi

Kamis, 13 Januari 2022 | 13:20 WIB

Sasaran PSI Bukan Anies, Tapi Konstituen PDIP

Senin, 10 Januari 2022 | 11:30 WIB

Anies Paling Berpeluang Jadi Presiden 2024-2029

Sabtu, 8 Januari 2022 | 10:00 WIB
X