• Minggu, 25 September 2022

Ketergantungan Terhadap Impor, Ciptakan Penyakit Bagi Negara

- Selasa, 6 September 2022 | 12:05 WIB
Ilustrasi: kan-watyutink.com/ Net
Ilustrasi: kan-watyutink.com/ Net

Watyutink.com - Pengamat kebijakan publik, Gigin Praginanto, menjelaskan kenaikan harga BBM menunjukkan kerentanan Indonesia yang bergantung pada impor minyak dan fluktuasi harga minyak internasional.

Menurut Gigin, sumur-sumur yang dimiliki Pertamina tidak mampu menutupi permintaan dalam negeri.

"Lesunya investasi dan ketidakmampuan Pertamina mengelola sumur minyak asing membuat Indonesia harus mengimpor 300.000 barel minyak perhari," jelas Gigin dalam channel Youtubenya.

Baca Juga: Gigin Praginanto: Tak Ada Pembenaran Bagi Lembaga Tidak Jelas dan Proyek Mercusuar di Tengah Kenaikan BBM

Sementara itu inflasi pangan yang mencapai 10 persen saat ini, dan menyaingi pertumbuhan ekonomi yang mencapai 5 persen, didorong oleh macetnya keran impor pupuk akibat Perang Rusia Ukraina.

"Kenaikan harga pakan ternak dan dicabutnya subsidi 4 dari 6 jenis pupuk sudah disuarakan oleh petani, namun saat ini belum diselesaikan," tambahnya.

80 persen pakan ternak Indonesia dikuasai importir, terutama 4 perusahaan besar yang terdiri dari CB Pokphand, Malindo, dan dua perusahaan lain yang berasal dari Amerika Serikat dan Indonesia.

Ketergantungan terhadap importir bisa memperburuk ketahanan pangan, terlebih di saat kenaikan BBM.

Hal ini bisa terlihat dalam rendahnya konsumsi pangan per kapita, karena fluktuasi harga pangan yang dipegaruhi naiknya harga pakan ternak karena impor.

Halaman:

Editor: Ahmad Kanedi

Tags

Terkini

Ini Tekad Edi Prasetyo Pasca Anies Baswedan Lengser

Rabu, 14 September 2022 | 16:00 WIB

Breaking News! Ratu Elizabeth II Meninggal Dunia

Jumat, 9 September 2022 | 06:20 WIB

Direktur LSI: Lembaga Penegak Hukum Mulai Perbaiki Citra

Minggu, 4 September 2022 | 16:45 WIB

Anies Baswedan Mulai Diterima Kalangan Nadhlatul Ulama

Kamis, 1 September 2022 | 11:00 WIB

PPP Terancam Tak Capai Ambang Batas Parlemen, Mengapa?

Kamis, 1 September 2022 | 09:48 WIB
X