1 Desember Diperingati Sebagai Hari AIDS Sedunia
berita

01 December 2018 10:30
Watyutink.com – Hari ini, 1 Desember, diperingati sebagai hari AIDS Sedunia untuk menumbuhkan kesadaran terhadap wabah AIDS seluruh dunia yang disebabkan oleh penyebaran virus HIV.

AIDS adalah singkatan dari Acquired Immunodeficiency Syndrom, yang merupakan sekummpulan gejala dan infeksi (atau: sindrom) yang timbul karena rusaknya sistem kekebalan tubuh manusia akibat infeksi virus HIV. HIV menyerang sistem kekebalan tubuh dan merusak bagian dari sistem itu, yaitu jenis sel darah putih yang disebut T lymphocyte atau T cell atau dalam bahasa Indonesia, sel limfosit T.

Pencetus ide Hari AIDS sedunia adalah James W.Bunn dan Thomas Netter, dua pejabat informasi masyarakat untuk program AIDS Global di Organisasi Kesehatan Sedunia di Geneva, Swiss, pada Agustus 1987. Konsepnya sendiri digagas  tahun 1998 pada Pertemuan Menteri Kesehatan Sedunia mengenai program-program untuk pencegahan AIDS. Sejak saat itu, tanggal pertama di bulan Desember ini diperingati  sebagai hari AIDS sedunia.

Di Indonesia sendiri menurut data Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Nasional menunjukkan keberadaan kasus HIV/AIDS pertama kali dilaporkan pada tahun 1987, sebanyak lima kasus. Sedangkan jumlah kumulatif kasus AIDS sejak pertama kali dilaporkan sampai dengan Juni 2018 tercatat sebanyak 108.829 kasus, yang keberadaannya dilaporkan oleh 433 (84,2%) dari 514 kabupaten/kota di 34 provinsi di Indonesia.

 

SHARE ON
OPINI PENALAR
close

PENALAR

PENALAR TERPRODUKTIF

Ujang Komarudin, Dr., M.Si.

Pengamat Politik dan Dosen Universitas Al Azhar Indonesia

Enny Sri Hartati, Dr.

Direktur Institute for Development of Economics & Finance (INDEF)

FOLLOW US

Perlu Inventarisasi Perundangan dan Peraturan             Bukan Jumlah Peraturan Tapi Korupsinya Yang Penting             Sektor Pertanian Masih Gunakan Paradigma Lama             Gelombang Spekulasi Politik             Demokrasi Tanpa Jiwa Demokrat             Rekonsiliasi Sulit Terjadi Sebelum 22 Mei             Industri Manufaktur Memperkokoh Internal Perekonomian             Dibutuhkan Political Will, Bukan Regulasi             Kasus Makar Bernuansa Politis             Pasal Makar Ancam Demokrasi