Aneka Jenis Teh dengan Beragam Manfaat, Cegah Kanker, Stroke, dan Sehatkan Pencernaan
berita

10 July 2019 17:15
Watyutink.com – Saat ini minum teh sudah menjadi kebiasaan banyak orang. Kebiasaan ini kerap dilakukan pada pagi atau sore hari. Meski demikian kebanyakan orang tidak memperdulikan apa jenis teh yang dikonsumsi. Padahal ada banyak beragam jenis teh. Khasiat dari tiap-tiap teh itu pun beragam. Orang hanya tahu teh mempunyai beragam manfaat bagi kesehatan. Terlebih minum teh saat masih hangat terasa sangat nikmat.

Tahukah Anda, apa saja jenis-jenis teh dan apa pula khasiatnya?

Khasiat teh untuk kesehatan sudah banyak dikenal. Pasalnya daun teh yang berasal dari tanaman camellia sinensis memiliki kandungan zat antioksidan dan kafein yang baik untuk tubuh. Ada beberapa jenis teh yang dikenal orang. Sebenarnya beberapa jenis teh tersebut memiliki kandungan yang hampir sama. Manfaat yang diperoleh dari minum teh tersebut juga sama.

Perbedaan dari beberapa jenis teh hanya terjadi akibat perbedaan proses pembuatannya. Salah satunya adalah teh hitam yang terbuat dari daun yang telah dioksidasi sempurna. Oksidasi adalah proses yang melibatkan interaksi oksigen dengan permukaan daun teh hingga menghasilkan komponen aktif yang bermanfaat bagi tubuh.

Teh hitam diketahui memiliki kadar kafein yang sangat tinggi. Bahkan kadar kafein dalam teh hitam setara dengan kafein dalam kopi. Itulah sebabnya fungsi kopi dalam menstimulasi otak dan tubuh bisa digantikan dengan teh hitam.

Teh hitam juga baik untuk kesehatan gigi. Pasalnya teh hitam mengandung floride yang dapat melindungi gigi dari penyakit karies, penyebab gigi berlubang. Sedangkan kandungan antioksidan dalam teh hitam bisa menghidarkan tubuh dari serangan jantung, aterosklerosis, batu ginjal, kanker ovarium, dan penyakit parkinson.

Teh hitam juga bisa menurunkan kadar kolesterol serta membantu meningkatkan kadar energi. Hal ini juga dapat mengurangi risiko serangan stroke. Teh hitam juga dapat mencegah paru-paru dari kerusakan yang disebabkan oleh paparan asap rokok dan polusi udara. 

Jenis teh kedua yang banyak dikenal adalah teh hijau. Teh jenis ini dibuat hanya menggunakan satu kali penyaringan. Itulah sebabnya teh hijau sangat kaya kandungan antioksidan yang dapat mencegah infeksi kandung kemih. Selain itu teh hijau dapat membantu mencegah terjangkit penyakit kanker, seperti kanker payudara dan kanker paru.

Teh hijau juga dapat membantu menurunkan kadar kolesterol total dan meningkatkan kadar kolesterol baik atau HDL. Senyawa polifenol dalam teh hijau dapat menghambat penyerapan kolesterol oleh usus halus. Disaat bersamaan polifenol juga membuang kelebihan kolesterol dari tubuh.

Teh hijau juga dapat mencegah terjadinya aterosklerosis atau penyumbatan pembuluh darah akibat tingginya kadar lemak jahat dalam tubuh. Penyumbatan pembuluh darah diketahui adalah penyebab serangan stroke

Selain itu  teh hijau juga bermanfaat untuk mengobati perut begah, mengatur suhu tubuh, mengontrol kadar gula darah, membantu melancarkan pencernaan, dan meningkatkan kemampuan kognitif otak.

Jenis teh berikutnya yang banyak dikenal masyarakat adalah teh putih. Teh ini diolah dari daun teh yang masih muda. Itulah sebabnya teh putih cenderung memiliki rasa yang manis.

Teh putih diketahui memiliki kandungan katekin, yakni kafein dan antioksidan. Kandungan katekin dalam teh putih dapat membantu menurunkan berat badan dan memecah lemak tubuh. Teh putih juga memiliki kandungan polifenol yang lebih tinggi dibandingkan jenis teh yang lain. Itulah sebabnya teh putih memiliki manfaat sebagai antibakteri, antijamur, dan antivirus. Ketiga manfaat tersebut menjadikan teh putih efektif dalam menghambat pertumbuhan sel kanker.

Selain ketiga jenis teh tersebut, ada pula teh olong yang dikenal tinggi kandungan antioksidan. Akibatnya teh olong dapat mencegah berbagai jenis kanker, seperti kanker ovarium. Selain itu teh olong memiliki kandungan flavanol yang membuatnya bermanfaat untuk menurunkan kadar gula darah serta menurunkan berat badan.

Ada pula teh kambucha yang dihasilkan dari fermentasi gula, bakteri baik dan jamur atau ragi. Beberapa bahan tersebut dikenal sebagai sumber probiotik yang sangat baik untuk kesehatan saluran pencernaan. Teh kombucha dapat membantu membangun kembali mikrobioma usus agar tetap seimbang.

Lalu, mana dari lima jenis teh tersebut yang paling sehat? Jawabnya tergantung apa manfaat yang diharapkan. Jika ingin menurunkan berat badan, teh putih dan teh olong adalah pilihan yang tepat. Jika ingin mencegah kanker, pilihlah teh hijau.

Meski memiliki banyak manfaat bagi kesehatan tapi minum teh tetap harus dalam jumlah terkontrol. Sebaiknya tidak lebih dari lima cangkir dalam sehari. Minum teh dalam jumlah berlebih bisa menimbulkan efek samping seperti anemia, insomnia, osteoporosis, dan kecanduan.  

SHARE ON
OPINI PENALAR

PILIHAN REDAKSI

close

TOPIK TERPOPULER

PENALAR

PILIHAN REDAKSI

PENALAR TERPRODUKTIF

Christianto Wibisono

Analis Bisnis/ Pendiri Pusat Data Bisnis Indonesia (PDBI)

Yahya Agung Kuntadi, Ir., M.M.

Kepala Kantor UGM Kampus Jakarta, Institute of Research and Community LPPM UGM

Ujang Komarudin, Dr., M.Si.

Pengamat Politik dan Dosen Universitas Al Azhar Indonesia

FOLLOW US

Polisi Tunduk Pada Hukum             Inovasi Kebijakan yang Tidak Menjual             Kebijakan Tergantung Tujuan Awalnya             Kebaya Tak Perlu Dipertanyakan             Penggalian Nilai Budaya Dibalik Kebaya             Berkebaya Adalah Kesadaran             Penangkapan Faisol Tidak Berdasar             Lembaga Negara Bukan Pemungut Upeti!             Cost Recovery Bukan dari APBN             Blok Masela, Akankah mengulang sejarah Freeport?