Awas! Lima Makanan Ini Picu Kerontokan Rambut
berita
Sumber Foto : medium.com
16 September 2019 15:00
Watyutink.com – Rambut rontok antara 50-100 helai perhari merupakan hal yang sangat wajar terjadi. Untuk mengurangi intensitas kerontokan, biasanya dilakukan dengan menjaga pola makan dan makan makanan yang berizi. Namun ada beberapa jenis makanan yang apabila dikonsumsi justru memperparah kerontokan rambut, bahkan hingga memicu kebotakan.

Tahukah Anda mengkonsumsi 5 jenis makanan ini ternyata bisa memperparah kerontokan rambut?

Mengkonsumsi makanan manis atau mengandung gula tinggi seperti permen, roti putih, nasi putih, dan aneka kue ternyata dapat memicu kerontokan rambut. Ketika tubuh mengolah gula dari makanan, hormon insulin akan merespon terhadap peningkatan glukosa. Hal ini menyebabkan kadar androgen meningkat dan mempengaruhi kesehatan folikel (kantung kelenjar) pada kulit kepala.

Baca Juga

Mengkonsumsi ikan yang mengandung merkuri dapat meningkatkan resiko kerontokan rambut. Hal ini dikarenakan merkuri akan dirubah menjadi methylmercuri yang beracun bagi tubuh. Ikan yang mengandung merkuri tinggi biasanya ditemukan pada ikan makarel dan tuna. Sedangkan ikan yang mengandung rendah merkuri adalah salmon.

Makanan cepat saji terbukti mengandung lemak jenuh yang mengganggu kesehatan tubuh terutama kesehatan rambut. Lemak jenuh dapat menyumbat pori-pori kulit kepala dan dapat menganggu penyerapan nutrisi penting bagi rambut. Apabila dibiarkan, rambut menjadi rampuh dan rontok. Alangkah baiknya menghindari makanan yang digoreng atau dipanggang menggunakan margarin.

Makanan dengan kandungan selenium tinggi apabila dikonsumsi berlebihan justru membuat rambut rontok. Selenium sendiri merupakan mineral yang dibutuhkan tubuh sebagai antioksidan. Makanan dengan kandungan selenium tinggi antara lain tuna, daging sapi, nasi putih, kerang, dan lain sebagainya.

Meskipun mengandung nutrisi yang baik untuk tubuh, namun apabila dikonsumsi berlebihan justru menimbulkan gangguan. Alih-alih ingin terlihat menawan, justru kebotakan yang didapat.

(Zc)

SHARE ON
OPINI PENALAR
close

PENALAR

PENALAR TERPRODUKTIF

Ahmad Heri Firdaus

Peneliti Institute for Development of Economics and Finance (INDEF)

Mohammad Faisal

Direktur Centre of Reform on Economic (CORE) Indonesia

Lana Soelistianingsih, Dr., S.E., M.A.

Ekonom Universitas Indonesia, Kepala Riset/ Ekonom Samuel Aset Manajemen

FOLLOW US

Ketergantungan pada Komoditas Dikurangi, Perbanyak Industri Olahan Berbasis Komoditas             Setia Ekspor Komoditas Alam, atau Diversifikasi Ekspor?             Perlu, Optimalisasi Non Tariff Measure (NTM)             Kebijakan NTM akan Bermanfaat, Selama Tidak Berlebihan.             Sesuaikan pilihan jenis NTM dengan karakteristik produk impor             Kebijakan Mandek Terganjal Implementasi, Koordinasi, Eksekusi               Pemerintah Sibuk Urusi Poliitk             Tinjau Kembali Struktur Industri Nasional             Benahi Dulu ICOR Indonesia             Ekonomi Digital Jadi Pelengkap Saja