Bahaya Patah Tulang Ekor Akibat Jatuh Terduduk, Bisa Lumpuh, Buta Hingga Meninggal Dunia
berita
Tulang ekor. Foto : Newhealthadvisor
11 January 2022 15:20
Watyutink.com – Jika dikatakan bahwa manusia punya ekor, kebanyakan orang akan tidak percaya. Mereka merasa aneh jika ada orang mempunyai ekor. Keanehan itu lantaran orang akan membayangkan ekor yang dimiliki seperti yang ada pada hewan. Padahal bukan itu yang dimaksud.

‘Ekor’ yang dimaksud adalah tulang ekor, yakni tulang yang terletak di ujung bawah tulang punggung. Lantaran berupa tulang dan tidak tampak, banyak yang menyepelekan fungsi tulang ekor. Padahal tulang ekor mempunyai fungsi yang sangat penting.

Selain itu tulang ekor harus dijaga agar tidak mengalami cidera, apalagi sampai patah. Pasalnya patah tulang ekor bisa membawa efek buruk bagi kesehatan. Bahkan dalam kondisi parah, patah tulang ekor bisa berakibat fatal.

Tahukah Anda, apa bahaya akibat patah tulang ekor?

Tulang ekor atau Coccyx adalah tulang yang terletak di ujung bawah tulang punggung. Tulang ekor berfungsi mendukung dan menjaga kestabilan seseorang saat duduk. Ketika jatuh terduduk, tulang ekor berisiko mengalami retak, bergeser, atau memar. Kondisi ini tidak bisa dianggap sepele. Pasalnya benturan di tulang ekor bisa berakibat fatal.

Ahli bedah saraf dari Mayapada Hospital, dr Roslan Yusni Al Imam Hasan, SpBS jatuh dengan posisi terduduk berisiko menyebabkan nyeri, cedera tulang, bahkan kelumpuhan dan kebutaan. Resiko lainnya menurut dr Roslan bisa mengganggu aktivits seksual.

Selain itu jatuh terduduk bisa menyebabkan patah tulang belakang yang bisa mengakibatkan kelumpuhan diseluruh anggota gerak lainnya, seperti lengan dan tungkai. Kelumpuhan yang terjadi menurut dokter yang kerap disapa Ryu ini juga bisa menyerang otot pernafasan. Akibatnya orang yang katuh terduduk bisa meninggal dunia akibat tidak bisa bernafas.

Jatuh terduduk juga berisiko menimbulkan kebutaan. Pasalnya saat terjatuh atau terhempas, kepala bisa membentur lantai. Padahal di dalam kepala terdapat saraf mata yang bisa jadi rusak akibat benturan. Hal inilah yang menyebabkan penglihatan bisa terganggu bahkan hilang akibat jatuh terduduk.

Dalam skala ringan, jatuh terduduk biasanya menimbulkan sakit di leher, bahu, lengan, dan kepala. Nyeri pada tulang ekor bisa berlangsung dengan jangka waktu yang berbeda-beda, bahkan bisa sampai lebih dari dua bulan. Biasanya rasa nyeri akan muncul saat duduk, berdiri, dan berjalan.

Ahli neurotrauma RS Cipto Mangunkusumo Jakarta, dr Pukovisa Prawirohardjo, SpS mengatakan hal yang paling berbahaya saat jatuh terduduk adalah cedera sumsum tulang belakang atau medulla spinalis yang terdiri dari susunan saraf. Medulla spinalis memiliki tiga fungsi yakni, fungsi motorik atau memberi kekuatan pada otot tungkai. Selain itu juga fungsi sensorik yakni meneruskan semua sifat rangsangan seperti raba, suhu, nyeri, dan sebagainya di bagian tungkai,serta fungsi otonom  yakni mengatur keringat, buang air besar, buang air kecil, dan fungsi seksual.

Dr Pukovisa menambahkan cedera pada medulla spinalis gejalanya ditandai dengan sulit berjalan, kehilangan keseimbangan, dan kesemutan terutama di tungkai. Selain itu juga mengalami gangguan saat buang air besar dan kecil.

SHARE ON
OPINI PENALAR
close

TOPIK TERPOPULER

PENALAR

PENALAR TERPRODUKTIF