Bawang Hitam, Obat Herbal yang Mampu Cegah Kanker, Diabates, Penyakit Jantung dan Parkinson
berita
Bwang Hitam/ Net
01 March 2021 06:00
Watyutink.com – Bawang dikenal sebagai salah bumbu masak utama. Pasalnya hampir tidak ada menu masakan yang tidak menyertakan bawang sebagai bumbunya. Selama ini terdapat dua jenis bawang yang dikenal berdasarkan warnya, yakni bawang merah dan putih. Ada pula bawang bombay yang berwarna putih namun dengan ukuran yang lebih besar. Selain itu ada bawang dayak yang sejatinya adalah bawang merah.

Namun saat ini muncul jenis bawang baru yang tidak berwarna merah atau putih, yakni bawang hitam. Seperti juga jenis bawang lainnya, bawang hitam kaya akan manfaat bagi kesehatan. Pasalnya bawang hitam mengandung beragam nutrisi dan zat yang baik untuk menjaga kebugaran tubuh. Mengonsumsi bawang hitam diyakin mampu melindungi tubuh dari serangan berbagai jenis penyakit.

Tahukah Anda, apa itu bawang hitam dan apa saja manfaatnya bagi kesehatan

Bawang hitam sebenarnya adalah bawang putih yang sudah diawetkan dengan cara fermentasi. Bawang putih dipanaskan dalam oven dengan suhu 25 hingga 30 derajat selsius. Pengawetan dilakukan selama tiga hingga empat pekan.  Selama proses fermentasi terjadi reaksi kimia antara asam amino dan gula pereduksi. Hal inilah yang menyebabkan terjadinya perubahan warna, tekstur dan aroma bawang.

Warnanya berubah dari semula putih menjadi hitam. Rasanya menjadi manis dan aromanya tidak lagi menyengat. Perubahan akibat proses tersebut diyakini menjadikan bawang hitam mempunyai manfaat yang sangat baik untuk kesehatan.

Dikutip dari Victoria Health, bawang hitam atau Black Gerlic memiliki beragam manfaat untuk kesehatan. Pasalnya bawang hitam mengandung, beragam nutrisi seperti serat, sodium, zat besi, kalsium, kalori, karbohidrat, protein, lemak, dan vitamin C.

Salah satunya manfaat bawang hitam adalah untuk mencegah penyakit kanker. Proses ekstrak terhadap bawang hitam menjadikannya memiliki efek antikanker yang mampu melawan pertumbuhan sel kanker, terutama kanker usus besar atau colon. Bawang hitam juga mengandung antioksidan yang mampu menangkal radikal bebas, pemicu berbagai penyakit kronis termasuk kanker.

Bawang hitam juga mampu meningkatkan sistem imun atau kekebalan tubuh. Hal ini akibat kandungan antioksidan dan vitamin C dalam bawang hitam. Selain itu bawang hitam juga sangat baik mengobati alergi, infeksi, dan masalah autoimun.

Bawang hitam juga memiliki efek kadioprotektif yang mampu menjaga kesehatan jantung. Selain itu bawang hitam juga bermanfaat menurunkan kadar kolesterol, sehingga melindungi tubuh dari darah tinggi atau hipertensi.

Bawang hitam juga sangat baik untuk menjaga kadar gula darah tetap normal. Hal ini menjadikan konsumsi bawang hitam mampu melindungi tubuh dari penyakit diabetes atau kencing manis dan disfungsi ginjal.

Kandungan senyawa dan nutrisi dalam bawang hitam juga mampu menjaga kesehatan fungsi kognitif. Bawang hitam dipercaya mampu mencegah stres dan risiko yang diakibatkannya, seperti kerusakan sel. Selain itu kandungan nutrisi dalam bawang hitam berperan mencegah penyakit, seperti demensia, parkinson dan alzheimer.

Bawang hitam juga mampu menjaga kesehatan kulit. Pasalnya bawang hitam bisa menghambat proses penuaan dini. Selain itu bawang hitam berguna untuk proses regenerasi kulit.

Untuk menikmati bawang hitam saat ini tidak sulit. Pasalnya saat ini sudah banyak dijual bawan hitam, terutama di toko yang menjual obat atau bahan herbal. Namun Anda juga bisa membuat bawang hitam sendiri. Caranya dengan memanggang bawang putih di dalam oven dengan suhu 25 hingga 30 derajat selsius selama 30 hingga 70 hari. Lakukan pengecekan secara rutin setiap enam atau tujuh hari untuk mengantisipasi perubahan suhu. Selama dioven, bawang hitam diletakkan di mangkus steinless steel dan dibungkus dengan kertas aluminum foil.  

SHARE ON
OPINI PENALAR
close

TOPIK TERPOPULER

PENALAR

PENALAR TERPRODUKTIF

Abdillah Ahsan, Dr., S.E, M.S.E.

Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas indonesia, Peneliti Lembaga Demografi FEB UI