Beda Stres dan Depresi
berita
Sumber Foto : dokter.id (gie/watyutink.com)
24 October 2018 16:30
Anda pernah mengalami permasalahan, baik di tempat kerja maupun di rumah? Permasalahan seringkali menjadi pemicu stres dan depresi.

Tapi, tahukah Anda, stress dan depresi adalah dua hal yang berbeda?

Stress biasanya dimulai dari banyaknya tekanan yang bisa jadi membuat Anda semakin bersemangat. Namun tekanan juga bisa berakibat Anda patah semangat dan cenderung ‘menyerah’.

Saat dilanda stres tubuh cenderung memproduksi berbagai hormon, seperti adrenalin, kortisol, dan norepinefrin. Hormon inilah yang membuat tubuh mendapat dorongan energi dan peningkatan konsentrasi. Inilah sebabnya banyak orang justru bisa berpikir jernih saat stres.

Sedangkan depresi adalah sebuah penyakit mental yang berdampak buruk pada tubuh manusia. Depresi bisa mengganggu suasana hati, perasaan, stamina, pola tidur, selera makan, dan tingkat konsentrasi. Depresi bukanlah gejala yang wajar dan harus disembuhkan.

Namun depresi tidak bisa disembuhkan seorang diri. Depresi membutuhkan batuan orang lain, terutama psikolog atau psikiater untuk melakukan konseling. Depersi tidak bisa dipandang remeh, sebab bisa mengganggu fungsi organ tubuh, seperti jantung, hati, dan otak.  

SHARE ON
OPINI PENALAR
close

PENALAR

PENALAR TERPRODUKTIF

Ujang Komarudin, Dr., M.Si.

Pengamat Politik dan Dosen Universitas Al Azhar Indonesia

Tabrani Yunis

Pengelola majalah POTRET dan Majalah Anak Cerdas. Direktur Center for Community Development and Education (CCDE) Banda Aceh

FOLLOW US

Perlu Inventarisasi Perundangan dan Peraturan             Bukan Jumlah Peraturan Tapi Korupsinya Yang Penting             Sektor Pertanian Masih Gunakan Paradigma Lama             Gelombang Spekulasi Politik             Demokrasi Tanpa Jiwa Demokrat             Rekonsiliasi Sulit Terjadi Sebelum 22 Mei             Industri Manufaktur Memperkokoh Internal Perekonomian             Dibutuhkan Political Will, Bukan Regulasi             Kasus Makar Bernuansa Politis             Pasal Makar Ancam Demokrasi