Benarkah Kopi Bisa Disimpan Sampai Dua Tahun?
berita
Kopi
29 November 2020 15:05
Watyutink.com - Pecinta kopi sejati tidak pernah melewatkan hari tanpa minuman kesayangannya. Itulah sebabnya pecinta kopi akan selalu punya stok atau persediaan kopi. Kehabisan kopi bisa jadi 'bencana' bagi mereka.

Tak jarang para penggemar setia kopi menyimpan kopi dalam jumlah banyak. Terlebih saat ini kopi bukan hanya sekadar dinikmati tapi juga bisa menjadi barang koleksi. Pecinta kopi biasanya akan menyimpan berbagai macam jenis kopi, baik dari mancanegara maupun berbagai daerah di Indonesia. Memiliki koleksi beragam jenis kopi menjadi sebuah kebanggaan atau prestise tersendiri.

Kebiasaan menyimpan kopi dalam jumlah banyak kadang membuat seseorang lupa akan masa kadaluarsanya. Itulah sebabnya pecinta kopi harus tahu berapa lama kopi bisa disimpan. Jangan sampai saat akan dinikmati, kopi justru sudah lewat masanya atau kadaluarsa.

Tahukah Anda, berapa lama kopi bisa disimpan?

Kopi sebenarnya adalah komoditas yang mempunyai masa kadaluarsa cukup panjang. Itulah sebabnya kopi masih bisa nikmati meski sudah disimpan dalam waktu lama. Masa kadalursa kopi tergantung jenis dan cara penyimpanannya.

Ada banyak jenis kopi yang dijual di pasaran, mulai dari biji kopi mentah atau green beans, biji kopi yang sudah disangrai atau roasted beans, hingga kopi bubuk siap diseduh. Green beans adalah jenis kopi yang paling lama masa penyimpanannya. Kopi mentah ini bisa disimpan hingga satu tahun.

Untuk menikmati biji kopi mentah, kita harus mengolahnya terlebih dahulu. Biji kopi harus disangrai kemudian digiling sebelum siap dinikmati dalam bentuk bubuk. Hal serupa dengan biji kopi sangrai atau roasted beans. Meski sudah disangrai, untuk menikmatinya kita harus menggilingnya terlebih dahulu.

Kopi mentah sangrai masa simpannya bisa mencapai lima hingga enam bulan. Namun lamanya penyimpanan tergantung kapan biji kopi tersebut disangrai atau dipanggang.

Proses pengolahan kopi sebelum menjadi bubuk dirasa sangat merepotkan. Itulah sebabnya sebagian besar orang lebih suka membeli dan menyimpan kopi yang sudah dalam bentuk bubuk. Pasalnya untuk menikmatinya, kita tinggal menyeduhnya dengan air panas.

Namun masa kadaluarsa kopi bubuk lebih singkat dibanding kopi yang masih berbentuk biji. Kopi bubuk sebenarnya mempunyai masa simpan yang cukup lama, bahkan bisa lebih dari dua tahun. Namun hal itu berlaku jika kopi bubuk masih tersimpan dalam kemasannya, terutama wadah kaleng.

Jika kopi bubuk sudah dibuka, masa kadaluarsanya berubah menjadi sangat singkat. Kopi bubuk hanya berusia satu atau dua buan saja.

Dilansir dari coffeeland.co.id masa kadaluarsa kopi akan dapat diperkirakan dengan baik jika penyimpanan dilakukan dengan benar. Kesalahan dalam proses penyimpanan dapat mempersingkat masa kadaluarasa kopi.

Itulah sebabnya disarankan menyimpan kopi di wadah atau kemasan yang terbuat dari kaca. Selain itu wadah kopi sebaiknya kedap udara. Pasalnya usia dan kesegaran kopi dapat berkurang jika sudah terpapar udara.

Jika Anda adalah penikmat kopi ‘ketengan’ sebaiknya belilah kopi dalam kemesan kecil. Selain tidak repot menyimpannya, kopi dalam kemasan kecil juga lebih terjaga kesegarannya. Rasa dan aroma bubuk kopi segar jauh lebih nikmat dibandingkan yang telah disimpan beberapa hari. Terlebih jika bubuk kopi telah melewati masa kadaluarsa.

Sejatinya, bubuk kopi yang telah melewati masa kadaluarsa tetap bisa diminum, tapi rasanya tidak akan senikmat kopi segar.

SHARE ON
OPINI PENALAR

PILIHAN REDAKSI

close

PENALAR

PILIHAN REDAKSI

PENALAR TERPRODUKTIF

Abdillah Ahsan, Dr., S.E, M.S.E.

Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas indonesia, Peneliti Lembaga Demografi FEB UI