Benarkah Koyo Bisa Sembuhkan Sakit Gigi dan Sakit Kepala?
berita
Koyo
10 February 2020 16:25
Watyutink.com – Koyo sejatinya dimanfaatkan untuk menyembuhkan keseleo atau salah urat. Koyo seringkali digunakan untuk menggantikan balesem atau obat gosok untuk mengatasi masalah otot. Namun seringkali orang menggunakan pula koyo untuk menyembuhkan sakit gigi dan sakit kepala. Itulah sebebnya kita sering melihat orang menempelkan koyo di pipi saat sakit gigi. Sedankan jika menderita sakit kepala, koyo akan ditempelkan di kening atau di atas pelipis.

Tahukah Anda, sebernarnya koyo dapat menyebuhkan sakit gigi dan sakit kepala atau tidak?

Koyo adalah obat untuk mengatasi nyeri di beberapa anggota tubuh, seperti punggung, betis, atau lengan. Pasalnya koyo memiliki kandungan metil salisilat dan I-mentol. Kedua kandungan tersebut jika bersentuhan dengan kulit akan menimbulkan sensai dingin dan hangat. Hal inilah yang menyebabkan perhatian terhadap rasa nyeri bisa teralihkan.

Kulit manusia terdiri dari tiga lapisan, yakni epidermis, dermis, dan hipodermis. Jika ditempeli koyo atau yang dalam bahasa medis disebut path transdermal akan bekerja dengan ‘memasukkan’ bahan-bahan kimia seperti menthol, glycol salicylate, dan biofreeze yang efektif meredakan nyeri otot. Sedangkan kadungan bengay, aspercreme, dan salisilat yang bermanfaat untuk mengurangi peradangan sendi.

Tekait dengan sakit gigi, koyo sebenarnya tidak berguna untuk mengobati atau menyembuhkannya. Pasalnya penyebab sakit gigi biasanya adalah gigi berlubang. Seringkali sakit gigi memunculkan rasa nyeri di gigi, gusi, dan rahang. Terkadang nyeri juga disertai sakit kepala.

Beberepa orang meras malas minum obat pereda sakit gigi dan memilih menempelkan koyo. Selain lantaran lebih mudah, harga koyo juga lebih murah. Koyo biasanya ditempelkan di pipi di mana gigi teras sakit. Sebenarnya koyo sama sekali tidak menyembuhkan atau mengobati sakit gigi. Koyo hanya berfungsi meredakan rasa nyeri.

Rasa panas dan hangat yang ditimbulkan koyo bisa menimbulkan sensai yang meredakan nyeri. Selain itu sensai panas dari koyo juga melanvarkan peredara darah di area sekitar gigi yang sakit. ‘Sembuh’ yang dihasilkan dengan menempelkan koyo hanya bersifat sementara. Lantaran sumber sakit gigi belum disembuhkan, rasa nyerinya akan muncul lagi, terutama saat koyo sudah dilepas.

Hal serupa dengan penggunaan koyo untuk menyembuhkan sakit kepala. Koyo hanya berfungsi meredakan nyeri yang muncul akibat sakit kepala. Namun koyo tidak benar-benar menyembuhkan sakit kepala. Sensasi hangat atau panas seolah meredakan sakit kepala.

Namun perlu diperhatikan, menempelkan koyo di pipi atau kening tidak bisa dilakukan dengan sembarangan. Harus dipastikan pipi atau kening dalam kondisi bersih dan tidak terdapat luka. Pasalnya jika terdapat luka, koyo justru bisa menimbulkan infeksi. Kandungan zat kimia dalam koyo dikhawatirkan membuat luka menjad lebih parah.

SHARE ON
OPINI PENALAR
close

PENALAR

PENALAR TERPRODUKTIF

Ahmad Heri Firdaus

Peneliti Institute for Development of Economics and Finance (INDEF)