Benarkah Makan Kangkung Sebabkan Kantuk dan Lemas?
berita
Sumber Foto : youtube.com
24 April 2019 17:20
Watyutink.com – Salah satu sayuran yang banyak dikonsumsi orang Indonesia adalah kangkung. Pasalnya kangkung sangat mudah didapat. Hampir semua pedagang sayur pasti menjual kangkung. Selain itu sayuran ini sangat mudah diolah, baik untuk sayuran, tumisan, maupun dimakan langsung sebagai lalapan.

Namun, sebagian orang enggan makan kangkung lantaran dianggap penyebab kantuk. Selain itu orang yang makan kangkung diyakini akan merasa lemas. Itulah sebabnya orang menghindari makan kangkung, terutama di siang hari atau saat hendak beraktivitas.

Tapi, benarkah makan kangkung menyebabkan kantuk dan lemas?

Sebuah penelitian yang dilakukan Nutrifood Research Center menyebutkan dalam satu cangkir kangkung terkandung kalium sebanyak 175 miligram. Kalium adalah mineral yang dapat mengurangi tekanan darah.

Itulah sebabnya, setelah makan kangkung tubuh akan terasa lebih tenang dan rileks. Hal inilah yang dianggap memicu datangnya rasa kantuk. Terlebih jika kangkung dimakan bersama nasi putih. Padahal nasi putih diketahui mengandung glikemik yang sangat tinggi. Glikemik adalah zat yang mampu menaikkan kadar gula darah. Itulah sebabnya makan nasi dan kangkung diyakini dapat menyebabkan datangnya rasa kantuk.

Namun, terlepas dari kantuk yang timbul setelah makan kangkung, sejatinya sayur ini mempunyi manfaat bagi kesehatan. Kangkung diketahui mengandung berbagai nutrisi. Seikat kangkung mengandung 0,2 gram lemak, 113 miligram natrium, 3 miligram kalium, 3,1 gram karbohidrat, 2,6 gram protein, dan 2,3 gram serat.

Selain itu, terkandung pula mineral dan vitamin, seperti 29 miligram fosfor, 1,7 miligram zat besi, 10,3 miligram magnesium, 63 miligram vitamin A, 55 miligram vitamin C, 77 miligram Vitamin D, dan 0,1 miligram vitamin B6.

Beberapa manfaat dari mengkonsumsi kangkung antara lain untuk mengurangi kolesterol dan triglycoside. Selain itu kandungan zat besi dalam kangkung juga bermanfaat untuk pembentukan hemoglobin. Itulah sebabnya kangkung dapat menangkal anemia atau kurang darah.

Kangkung juga dapat menyehatkan pencernaan lantaran kandungan serat yang cukup tinggi di dalamnya. Selain itu kangkung juga mempunyai khasiat sebagai pencahar alami. Itulah sebabnya kangkung dapat mencegah sembelit atau susah buang air besar.

Selain itu kangkung bisa membantu menyehatkan organ hati. Pasalnya kangkung mengandung zat yang berfungsi sebagai detoksifikasi, antioksidan serta menghindarkan tubuh dari efek buruk radikal bebas. Penelitian yang dilakukan para ahli juga membuktikan mengkonsumsi kangkung dapat menurunkan risiko diabetes.

SHARE ON
OPINI PENALAR
close

TOPIK TERPOPULER

PENALAR

PENALAR TERPRODUKTIF

Christianto Wibisono

Analis Bisnis/ Pendiri Pusat Data Bisnis Indonesia (PDBI)

Didin S. Damanhuri, Prof., Dr., SE., MS., DEA

Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Manajemen (FEM) IPB

Riza Annisa Pujarama

Peneliti Institute for Development of Economics and Finance (INDEF)

FOLLOW US

Revisi UU KPK, Ancaman Terhadap Demokratisasi oleh Oligarki Predatoris             Presiden sedang Menggali Kuburnya Sendiri             Duet Tango DPR & KPK             Utamakan Tafsir Moral ketimbang Tafsir Hukum dan Ekonomi             Langkah Menkeu Sudah Benar dan Fokuskan pada SKM 1             Industri Rokok Harus Tumbuh atau Dibiarkan Melandai             Perizinan Teknis Masih Kewenangan Daerah             Kiat Khusus Pangkas Birokrasi Perizinan di Indonesia             Politik Etika vs Politik Ekstasi              Kebutuhan Utama : Perbaiki Partai Politik