Benarkah Makanan Asin Sebabkan Darah Tinggi, Simak Cara Menurunkannya
berita
Sumber Foto : grid.id
13 December 2021 16:05
Watyutink.com - Selama ini garam selalu dituduh sebagai biang keladi penyakit hipertensi atau tekanan darah tinggi. Hal itu membuat orang takut dan cenderung menghindari makanan yang mempunyai rasa asin. Bahkan sebagian orang memilih makan makanan hambar atau tanpa garam. Mereka takut tekanan darah tiba-tiba melonjak naik akibat mengonsumsi garam. Terlebih tekanan darah tinggi bisa merembet ke gangguan kesehatan lain, seperti serangan jantung dan stroke.

Tahukah Anda, garam memicu hipertensi fakta atau mitos belaka?

Garam atau natrium klorida (NaCl) pada dasarnya adalah mineral yang dibutuhkan tubuh. Garam berfungsi untuk menjaga regulasi volume dan tekanan darah, menjaga kontraksi otot serta transmisi sel saraf, serta membantu keseimbangan air, asam dan basa dalam tubuh.

Meski demikian pemakaian garam tidak boleh terlalu banyak. Berdasarkan Panduan Umum Gizi Seimbang, dalam sehari semalam, pemakaian garam maksimal adalah enam gram atau setara dengan satu sendok teh.

Garam atau natrium klorida terdiri dari 40 persen natrium dan 60 persen klorida. Keduanya adalah elektrolit yang penting bagi kesehatan. Itulah sebabnya keseimbangan keduanya harus selalu dijaga. Sedangkan hipertensi adalah kondisi kesehatan yang dipengaruhi oleh faktor genetik atau keturunan dan gaya hidup. Hasil penelitian membuktikan garam adalah salah satu faktor utama pemicu hipertensi.

Asupan garam berlebih akan merusak keseimbangan natrium dan kalium. Akibatnya kerja ginjal menjadi tidak baik dan muncul retensi atau penumpukan cairan diikuti dengan naiknya tekanan darah. Asupan garam berlebih juga menekan dinding arteri. Lama kelamaan dinding arteri akan menebal dan sempit, sehingga tekanan darah pun makin naik. Pada akhirnya, arteri akan pecah atau tersumbat.

Cara terbaik membatasi garam adalah dengan mengurangi makanan instan dalam kemasan dan menggantinya dengan mengonsumsi makanan tinggi vitamin, mineral, serat, dan nutrisi penting lainnya. Apalagi jika dibarengi asupan magnesium dan kalium yang seimbang, maka garam tidak perlu ditakuti.

Perlu pula diingat,  garam bukan satu-satunya pemicu hipertensi. Gaya hidup juga menjadi faktor penunjang penyakit tekanan darah tinggi. Terlebih risiko yang ditimbulkannya berbeda-beda pada setiap orang.

Pakar pengobatan herbal, dr Zaidul Akbar dalam video yang diunggah di Youtuibe membagikan resep cara menurunkan tekanan darah tinggi dengan cara mudah. Dr Zaidul menyebut caranya dengan meminum air kepala muda setiap hari selama 3 bulan.

Penulis buku Jurus Sehat Rasulullah (JSR) ini menyebu air kelapa mengandung asam amino dan mineral yang bersifat nano atau sangat kecil. Sehingga air kelapa muda menjadi minuman yang sangat steril dan mengandung asam amino tinggi.

Selain bisa menurunkan darah tinggi juga bisa menjadi detoks untuk tubuh apabila dicampur dengan bahan rimpang seperti kunyit, jahe atau kurma. Efeknya adalah darah akan bersih, menstruasi akan lebih lancar serta pencernaan akan lebih baik.

Caranya sangat mudah, blender kunyit, jahe, dan kurma yang sudah dibuang bijinya dengan air kelapa muda. Setelah diblender, biarkan tanpa perlu disaring sampai mengendap. Minum bagian yang tidak ada endapannya.

Darah tinggi juga bisa diturunkan dengan meminum air kelapa muda dicampur habatussaudah, madu, dan kurma.

 

SHARE ON
OPINI PENALAR
close

TOPIK TERPOPULER

PENALAR

PENALAR TERPRODUKTIF