Benarkah Menangis Bisa Mengurangi Stres?
berita

18 December 2018 17:00
Watyutink.com - Kapan terakhir Anda menangis? Meski diidentikan dengan anak-anak, ternyata orang dewasa pun sering menangis. Umumnya dikarenakan keadaan atau kondisi yang menyentuh emosi. Banyak yang beranggapan dengan menangis beban berat atau stres seseorang bisa berkurang.

Tahukah Anda, ternyata anggapan itu salah. Menangis sama sekali tidak berpengaruh kepada stres.

Dilansir dari laman Science Alert, 2 Desember 2018, para ilmuwan telah meneliti apa yang terjadi pada tubuh ketika menangis dan apa pula penyebabnya. Ternyata menangis tidak berpengaruh pada tingkat stres. Menangis juga tidak bisa mengurangi rasa sakit seseorang.

Leah Sharman, kandidat PhD dari The University of Queensland, Australia telah meneliti apakah menangis dapat mengurangi tingkat hormon stres atau kortisol. Hasil penelitian Leah menunjukkan bahwa tidak ada pengaruh apapun dari menangis terhadap stress dan rasa sakit.

Anggapan bahwa menangis dapat membuang bahan kimia dalam tubuh yang muncul saat perasaan tertekan pun terbantahkan oleh penelitian Leah.

Namun, Leah mengatakan dengan menangis, seseorang dapat lebih bisa mengendalikan laju pernapasannya. Studi menunjukkan, wanita dewasa rata-rata menangis dua hingga tiga kali dalam sebulan, sedangkan pria hanya sekali.

SHARE ON
OPINI PENALAR
close

PENALAR

PENALAR TERPRODUKTIF

Ujang Komarudin, Dr., M.Si.

Pengamat Politik dan Dosen Universitas Al Azhar Indonesia

Enny Sri Hartati, Dr.

Direktur Institute for Development of Economics & Finance (INDEF)

FOLLOW US

Perlu Inventarisasi Perundangan dan Peraturan             Bukan Jumlah Peraturan Tapi Korupsinya Yang Penting             Sektor Pertanian Masih Gunakan Paradigma Lama             Gelombang Spekulasi Politik             Demokrasi Tanpa Jiwa Demokrat             Rekonsiliasi Sulit Terjadi Sebelum 22 Mei             Industri Manufaktur Memperkokoh Internal Perekonomian             Dibutuhkan Political Will, Bukan Regulasi             Kasus Makar Bernuansa Politis             Pasal Makar Ancam Demokrasi