Benarkah Rutin Berhubungan Suami Istri Bisa Cegah Tertular Covid-19, Simak Penjelasannya
berita
Sumber Foto : istimewa
01 July 2021 16:35
Watyutink.com - Sampai saat ini pandemi virus corona atau Covid-19 masih melanda Indonesia. Berbagai cara telah dilakukan pemerintah demi menanggulangi wabah penyakit yang sudah menyerang tanah air sejak awal 2020 itu.

Di tengah merebaknya penularan Covid-19, banyak orang berusaha menjaga kesehatan terutama dengan menjaga sistem imun atau kekebalan tubuh. Ahli kesehatan menyebut kondisi tubuh menjadi kunci agar tidak terserang virus penyakit, termasuk Covid-19.

Ternyata salah satu cara meningkatkan sistem imun adalah dengan rutin berhubungan suami istri. Tentunya harus dilakukan dengan suami atau istri yang sah. Selain meningkatkan kekebalan tubuh, hubungan intim suami istri juga memiliki beragam manfaat lain untuk kesehatan.

Tahukah Anda apa saja manfaat hubungan suami istri bagi kesehatan?

Pakar kesehatan seksual, dr Boyke Dian Nugraha, SpOG mengatakan, membangun hubungan intim secara fisik antara suami istri membawa efek positif bagi daya tahan tubuh. Pasalnya hubungan intim atau seks bisa memicu pelepasan hormon endorfin yang dikenal juga sebagai hormon bahagia.

Dr Boyke menerangkan, beberapa penyakit seperti, flu ringan, nyeri sendi karena capek, maag dan beberapa penyakit lain bisa sembuh dengan berhubungan seks. Namun dr Boyke menekankan pentingnya masing-masing pasangan, suami atau istri,  saling menjaga kebersihan. Masing-masing juga harus memastikan dalam kondisi sehat, termasuk tidak terinfeksi Covid-19.

Jika pasangam suami istri sama-sama sehat dan bersih, dr Boyke yakin berhubungan intim secara rutin akan mampu melindungi tubuh dari paparan virus corona. Pasangan yang melakukan hubungan seksual dua kali dalam sepekan akan memiliki jumlah antibodi imunoglobulin (IgA) lebih banyak dibanding yang tidak melakukannya secara rutin.

Selain meningkatkan kekebalan tubuh dan melindungi dari Covid-19, masih ada beberapa manfaat berhubungan suami istri bagi kesehatan. Salah satunya untuk membakar kalori. Manfaat ini sama dengan berolah raga, seperti joging, jalan cepat, atau naik turun tangga. Bahkan hubungan seksual adalah salah satu bentuk olahraga yang menyenangkan. Aktivitas ini setara dengan olahraga ringan, seperti jalan cepat atau naik-turun tangga.

Studi menunjukkan, berhubungan seks dapat membakar setidaknya 4 kalori per menit pada pria dan 3 kalori per menit pada wanita. Meski demikian, harus dibarengi dengan menjalani pola hidup sehat, mengonsumsi makanan bernutrisi, berolahraga secara rutin, dan cukup waktu istirahat.

Rutin berhubungan intim juga bermanfaat
untuk kesehatan jantung. Rangsangan seksual dan orgasme membuat denyut jantung meningkat. Sebuah studi membuktikan pria yang berhubungan seks dua kali sepekan atau lebih, memiliki risiko terkena penyakit kardiovaskular, seperti serangan jantung dan stroke yang lebih kecil dibanding yang tidak melakukannya.

Rutin berhubungan suami istri juga menjaga tubuh dari penyakit tekanan darah tinggi atau hipertensi. Sentuhan fisik, seperti berpegangan tangan dan berpelukan, dapat menurunkan tekanan darah. Sebuah studi menyatakan, orang yang jarang merasakan orgasme memiliki risiko hipertensi lebih tinggi.

Bagi pria, rutin berhubungan intim juga dapat mengurangi risiko kanker prostat. Studi yang dilakukan para ahli menyatakan, pria yang sering ejakulasi memiliki risiko lebih kecil mengalami kanker prostat.

Pasangan suami istri yang rutin berhubungan intim juga terhindar dari stres. Pasalnya rangsangan seksual dapat memicu pelepasan hormon endorfin, yaitu zat kimia di otak yang mengendalikan suasana hati. Dengan demikian, Anda dan pasangan dapat merasa lebih rileks. Sehingga membantu menghilangkan stres.

Hubungan intim juga dapat meningkatkan kualitas tidur. Pasalnya setelah orgasme, tubuh melepaskan hormon prolaktin yang bisa mendatangkan rasa kantuk. Itulah sebabnya seseorang lebih cepat tertidur setelah melakukan hubungan seksual.

Itulah beberapa manfaat berhubungan intim suami istri secara rutin. Namun sekali lagi, hubungan intim harus dilakukan dengan suami atau istri yang sah. Hal ini guna mencegah terserang penyakit kelamin berbahaya. Selain itu Anda akan berdosa jika berhubungan dengan selain suami atau istri yang sah. Berhubungan bukan dengan suami atau istri sah adalah zina yang dilarang agama dan negara.

 

SHARE ON
OPINI PENALAR
close

PENALAR

PENALAR TERPRODUKTIF