Beragam Manfaat Daun Kelor, Sehatkan Jantung, Cegah Kanker, Diabetes, dan Impotensi  
berita
Daun Kelor
08 December 2020 16:35
Watyutink.com – Semua orang pasti mengenal daun kelor. Pasalnya nama daun berukuran kecil ini diabadikan dalam sebuah pepatah “Dunia tak selebar daun kelor.” Tanaman ini memang berdaun kecil, lebarnya tak lebih dari seukuran kuku orang dewasa. Namun dibalik ukurannya yang kecil, daun kelor menyimpan manfaat yang cukup banyak bagi kesehatan.

Para ahli kesehatan menyebut daun kelor kaya akan nutrisi yang berguna melindungi tubuh dari serangan penyakit. Bahkan daun kelor sudah sejak lama digunakan sebagai salah satu bahan pembuat obat-obatan herbal atau alami.

Tahukah Anda, apa saja manfaat daun kelor untuk kesehatan?

Penelitian yang dilakukan para ahli membuktikan daun kelor miliki kandungan asam amino esensial yang dapat membantu meningkatkan kesehatan manusia. Jurnal Oncology Letters menyebut daun yang oleh orang Madura disebut Maranggi ini kaya akan kandungan antioksidan, protein, karotenoid, potassium, dan senyawa lainnya. Antioksidan dikenal sebagai senyawa yang berguna melindungi tubuh dari efek buruk radikal bebas penyebab berbagai penyakit kronis, termasuk kanker.

Itulah sebabnya ekstrak daun kelor dalam mengobati berbagai jenis penyakit kanker, seperti kanker serviks, payudara, kanker paru, hingga kanker kulit.

Daun yang dalam bahasa Flores disebut Moltong ini juga baik dikonsumsi para penderita diabetes atau penyakit kencing manis. Pasalnya daun kelor mampu menurunkan kadar glukosa dalam darah secara signifikan. Itulah sebabnya para penderita diabetes disarankan rutin mengonsumsi daun kelor. Sedangkan bagi orang yang belum menderita kencing manis, rutin mengonsumsi daun kelor bisa melindungi dan mencegah tubuh terserang penyakit tersebut.

Daun kelor atau juga dipercaya mampu menyehatkan jantung. Pasalnya daun yang oleh orang Bugis disebut Keloro ini termasuk makanan nabati memiliki manfaat menurunkan kadar kolesterol dalam darah. Kadungan vitamin A dalam daun kelor ternyata jauh lebih tinggi daripada wortel. Itulah sebabnya daun kelor juga dapat digunakan untuk menyehatkan mata.

Bagi Anda yang menderita sakit maag, daun kelor bisa menjadi solusi. Pasalnya daun kelor memiliki fungsi anti-inflamasi yang baik untuk menjaga kesehatan organ pencernaan, temasuk menghindarkan sakit maag kambuh.

Daun kelor juga memiliki fungsi sebagai neurotransmitter dan sebagai senyawa tiroid yang dapat menjaga kestabilan psikis. Mengonsumsi daun kelor secara teratur bisa memperkecil kemungkinan seseorang mengalami depresi atau hal-hal buruk terkait dengan kondisi mood dan psikis.

Daun kelor juga mampu menyembuhkan disfungsi ereksi pada pria. Gangguan yang juga disebut impotensi ini biasanya terjadi akibat adanya aliran darah menuju penis yang tersumbat. Akibatnya meskipun sedang bergairah, organ vital pria itu akan sulit ereksi sehingga tidak bisa menjalankan fungsinya dengan baik.

Daun yang juga bernama latin moringa oleifera diyakini mampu mengendalikan kadar lipid atau lemak dalam darah. Kadar lipid yang berlebihan bisa memicu impotensi. Daun kelor juga bisa mencegah penyumbatan arteri akibat kadar lipid yang berlebihan. Sehingga penis akan mendapat suplai darah dengan cukup dan lebih mudah ereksi atau tegang.

Beragam cara bisa dilakukan guna memperoleh manfaat daun kelor. Cara yang paling sering adalah dengan mengolahnya menjadi sayur bening. Untuk menambah selera penyajiannya bisa dengan menambahkan sayuran lain, seperti jagung dan labu siam.

Selian itu daun kelor juga bisa diolah menjadi teh. Pakar kesehatan herbal, dr  Zaidul Akbar dalam unggahan di akun Instagramnya berbagai cara membuat teh daun kelor. Siapkan satu atau dua sendok teh daun kelor segar. Seduh dengan air panas secukupnya, tunggu sampai menjadi hangat. Tambahkan madu atau gula aren untuk menambah rasa, minum selagi hangat.

Minum air seduhan daun kelor secara rutin dua atau tiga hari sekali. Jika untuk penyembuhan, bisa diminum setiap hari.  

SHARE ON
OPINI PENALAR

PILIHAN REDAKSI

close

PENALAR

PILIHAN REDAKSI

PENALAR TERPRODUKTIF

Abdillah Ahsan, Dr., S.E, M.S.E.

Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas indonesia, Peneliti Lembaga Demografi FEB UI