Beragam Manfaat Lada Hitam, Melezatkan Makanan Sekaligus Menyehatkan Tubuh
berita
Sumber Foto : fimela.com
29 March 2019 16:40
Watyutink.com – Selama ini kita mengenal lada hitam sebagai rempah-rampah yang mempunyai rasa pedas. Itulah sebabnya untuk memunculkan rasa pedas pada masakan, lada hitam digunakan sebagai pengganti cabai. Namun ternyata dibalik rasa pedas yang dimilikinya, lada hitam juga menyimpan beragam manfaat bagi kesehatan.

Tahukah Anda, apa saja manfaat lada hitam untuk kesehatan?

Selain sebagai bumbu masak, lada hitam juga bisa digunakan sebagai obat atau bahan untuk menjaga kesehatan. Hal ini tak lepas dari kandungan mineral dan vitamin yang dikandungnya, seperti Vitamin A, C, E, K, dan B6. Sedangkan mineral yang dikandung lada hitam adalah Riboflavin, Thiamin, Niasin, natrium, kalium, folat, kolin, dan betain.

Lada hitam juga kaya protein. Hasil penelitian menunjukkan dalam 100 gram lada hitam terkandung 10,95 miligram protein.

Itulah sebabnya lada hitam bermanfaat dalam menjaga kesehatan manusia, salah satunya untuk melancarkan sistem pencernaan. Lada hitam diketahui mengandung zat yang bernama piperine yang memproduksi asam hidroklorik. Zat ini bermanfaat untuk memecah sekaligus menyerap nutrisi. Akibatnya saluran pencernaan menjadi lebih sehat dan menghindarkan tubuh dari gejala seperti sembelit atau perut kembung.

Jika sistem pencernaan terjaga dengan baik,maka berat badan akan terkontrol dan organ tubuh lainnya akan berfungsi dengan lebih baik.

Lada hitam juga bisa mengatasi penyakit tukak lambung yang muncul akibat luka pada dinding lambung akibat terkikisnya lapisan dinding lambung. Kandungan antioksidan dan antiinflamasi dalam lada hitam diyakini mampu mengatasi penyakit ini.

Selain itu, lada hitam membantu memperkuat pertahanan mukosa dan juga ditemukan untuk melawan masalah yang timbul karena etanol.

Lada hitam juga dipercaya bisa mencegah kanker. Kandungan flavonoid dan karoten dalam lada hitam dapat membantu melawan pertumbuhan sel-sel kanker. Manfaat yang sama juga dimiliki oleh zat piperine dan polifenol yang terkandungan dalam lada hitam. Sedangkan kandungan antioksidan dalam lada hitam mampu menangkal efek negatif dari radikal bebas. Rutin mengonsumsi lada hitam diyakini dapat menghindarkan tubuh dari kanker payudara, kulit, hingga usus besar.

Lada hitam juga bermanfaat untuk kesehatan kulit. Pasalnya kandungan polifenol dalam lada hitam dapat menangkal radikal bebas yang bisa memicu masalah pada kulit. Sedangkan kandungan vitamin C dalam lada hitam dapat membantu mengangkat sel kulit mati sekaligus mencegah jerawat.

Lada hitam juga mampu menyembuhkan vitiligo yakni penyakit kulit yang menyebabkan beberapa area kulit kehilangan pigmentasi normal dan berubah menjadi putih. Kandungan piperine dari lada hitam dapat merangsang kulit untuk menghasilkan pigmen melanosit.

Lada hitam bisa digunakan untuk menyehatkan rambut. Sifat antibakteri dan antiinflamasi dari lada hitam bisa membantu mengatasi ketombe dan uban. Campuran lada hitam dan lemon  bisa diguna seperti layaknya sampo dan mengaplikasikannya secara langsung pada rambut. Hal serupa dengan campiran lada hitam dan yogurt yang jika digunakan secara teratur bisa menimbulkan hasil efek yang baik pada rambut.

Sedangkan senyawa antibakteri dari lada hitam juga dapat membantu melawan infeksi dan gigitan serangga. Selain itu sifat antibakteri dalam lada hitam mampu melawan bakteri merugikan seperti Bacillus subtilis, Bacillus sphaericus, dan Staphylococcus aureus.

Rutin mengkonsumsi lada hitam juga bisa mencegah tubuh dari pikun dan kerusakan kognitif.  Zat piperine dalam lada hitam bisa merasang jalur kimia di otak dan melindungi tubuh dari penyakit Alzheimer, demensia atau malfungsi terkait radikal bebas.

Lada hitam juga memiliki sifat ekspetoran yang bermanfaat untuk melancarkan pernafasan. Selain itu sifat ekspetoran bisa mencegah hidung tersumbat hingga mengatasi sinusitis. Mengonsumsi sup atau makanan-makanan yang mengandung lada hitam dipercaya dapat mengatasi pilek dan batuk.

Sifat antibakteri dan antimikroba dalam lada hitam membuatnya mampu mengurangi nyeri akibat sakit gigi. Selain itu lada hitam juga bisa mencegah penyebaran bakteri dalam mulut.

Penderita diabetes dan hipertensi juga bisa menjadikan lada hitam sebagai menu harian. Pasalnya lada hitam bisa mencegah enzim pemecah pati menjadi glukosa secara alami. Kemampuan ini penting bagi penderita diabetes tipe dua dan hipertensi. Lada hitam dapat membantu pengaturan kadar gula darah dan menunda penyerapan glukosa.

Salah satu masalah yang kerap dialami para manula adalah kesulitan untuk menelan. Sebuah studi menunjukkan bahwa aroma yang dihasilkan minyak lada hitam dapat merangsang refleks tubuh untuk menelan makanan.

Bagi pasien pascastroke penggunaan lada hitam sangatlah membantu. Hanya perlu menghirup aroma alami yang dihasilkan minyak lada hitam. Hal itu akan merangsang refleks otot menelan.

SHARE ON
OPINI PENALAR
close

PENALAR

PENALAR TERPRODUKTIF

Ujang Komarudin, Dr., M.Si.

Pengamat Politik dan Dosen Universitas Al Azhar Indonesia

Enny Sri Hartati, Dr.

Direktur Institute for Development of Economics & Finance (INDEF)

FOLLOW US

Perlu Inventarisasi Perundangan dan Peraturan             Bukan Jumlah Peraturan Tapi Korupsinya Yang Penting             Sektor Pertanian Masih Gunakan Paradigma Lama             Gelombang Spekulasi Politik             Demokrasi Tanpa Jiwa Demokrat             Rekonsiliasi Sulit Terjadi Sebelum 22 Mei             Industri Manufaktur Memperkokoh Internal Perekonomian             Dibutuhkan Political Will, Bukan Regulasi             Kasus Makar Bernuansa Politis             Pasal Makar Ancam Demokrasi