Biji Rambutan Jangan Dibuang, Banyak Manfaatnya untuk Kesehatan
berita

01 February 2019 17:05
Watyutink.com - Siapa yang tidak kenal buah rambutan. Buah sebesar bola pingpong berambut ini rasanya manis lagi segar. Cara menikmatinya pun beragam, bisa dibuat salad, es buah, atau manisan. Tapi umumnya rambutan dinikmati dengan cara dimakan langsung.

Saat memakan rambutan Anda harus hati-hati, sebab dibalik daging rambutan yang putih dan kenyal terdapat biji rambutan yang keras. Tapi jangan buru-buru dibuang, sebab biji rambutan dipercaya mempunyai manfaat bagi kesehatan.

Tahukah Anda, apa saja manfaat biji rambutan bagi kesehatan?

Beberapa pakar pengobatan herbal menjelaskan biji rambutan mengandung protein, karbohidrat, vitamin, lemak, dan polifenol. Itulah sebabnya biji rambutan dipercaya mempu mencegah beberapa penyakit, seperti diabetes atau kencing manis. Selain itu biji rambutan juga bisa mengontrol kebersihan darah.

Biji rambutan juga mengandung banyak vitamin C yang bermanfaat untuk meningkatkan kekebalan tubuh atau sistem imun. Itulah sebabnya biji rambutan dapat membantu mengatasi penyakit musiman seperti pilek, flu, dan sariawan. Biji rambutan juga mengandung banyak serat. Para pakar herbal mengatakan dalam 100 gram biji rambutan terdapat 2 gram serat. Itulah sebabnya biji rambutan dapat mengobati keluhan pencernaan.

Selain manfaat tersebut, biji rambutan juga mempunyai beragam khasiat lainnya. Namun perlu diingat, mengkonsumsi biji rambutan terlalu banyak justru menyebabkan usu bekerja lebih keras.  

Cara mengolah biji rambutan pun tergolong mudah. Biji rambutan yang sudah dipisahkan dari dagingnya dibersihkan. Selanjutnya dipotong kecil-kecil dan disangrai dengan api kecil hingga warnanya menjadi kuning kecoklatan. Setelah dingin, biji rambutan ditumbuk atau diblender hingga berbentuk serbuk halus.

Seduh dengan air panas, diamkan hingga air dan ampasnya terpisah. Minum air seduhan itu satu hingga tiga menit sebelum makan. Jika diminum secara rutin maka manfaatnya akan Anda rasakan.

SHARE ON
OPINI PENALAR
close

TOPIK TERPOPULER

PENALAR

PENALAR TERPRODUKTIF

Christianto Wibisono

Analis Bisnis/ Pendiri Pusat Data Bisnis Indonesia (PDBI)

Riza Annisa Pujarama

Peneliti Institute for Development of Economics and Finance (INDEF)

Didin S. Damanhuri, Prof., Dr., SE., MS., DEA

Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Manajemen (FEM) IPB

FOLLOW US

Langkah Menkeu Sudah Benar dan Fokuskan pada SKM 1             Industri Rokok Harus Tumbuh atau Dibiarkan Melandai             Perizinan Teknis Masih Kewenangan Daerah             Kiat Khusus Pangkas Birokrasi Perizinan di Indonesia             Politik Etika vs Politik Ekstasi              Kebutuhan Utama : Perbaiki Partai Politik             Pengaruh High Class Economy dalam Demokrasi di Indonesia (Bagian-1)             Pengaruh High Class Economy dalam Demokrasi di Indonesia (Bagian-2)             Perlu Revisi Undang-Undang dan Peningkatan SDM Perikanan di Daerah             Antisipasi Lewat Bauran Kebijakan Fiskal – Moneter