Buah Delima, Manis Rasanya Banyak Manfaatnya, Sehatkan Jantung, Sendi, dan Cegah Kanker
berita

21 January 2020 16:50
Watyutink.com – Delima adalah buah yang banyak tumbuh di Indonesia. Meski buah ini berasal dari daerah Persia, seperti Iran dan Irak serta wilayah mediterania lainnya, tapi delima banyak ditanam di Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Pertanda buah delima banyak digemari.

Rasanya yang manis sangat mungkin menyebabkan orang suka memakan buah delima. Namun selain rasanya, delima disukai juga lantaran manfaatnya. Para ahli kesehatan menyakini buah berwarna merah ini banyak mengandung zat dan nutrisi yang baik untuk menjaga kesehatan.

Tahukah Anda, apa saja manfaat buah delima untuk kesehatan?

Delima memiliki nama latin Punica Granatum sebenarnya masih satu kelompok dengan buah berry. Bentuknya yang berdiameter lima hingga 12 sentimenter menjadikan wujud  delima mirip dengan jambu biji. Buah ini dikenal kaya akan kandungan nutrisi, seperti protein, karbohidrat, serat, dan vitamin yang dibutuhkan oleh tubuh, termasuk vitamin C, vitamin B kompleks, folat, vitamin E, serta vitamin K.

Buah delima juga mengandung aneka mineral, seperti kalium, magnesium, zinc, dan tembaga, serta kaya antioksidan polifenol dan antosianin. Selain itu, delima juga rendah kalori dan lemak sehingga dapat dikonsumsi setiap hari.

Beragam nutrisi tersebut membuat delima memiliki manfaat bagi kesehatan, salah satunya untuk mencegah serangan penyakit jantung. Pasalnya delima dapat membantu mengontrol tekanan darah. Selain itu delima juga dapat mencegah pembentukan plak yang menyumbat pembuluh darah. Akibatnya aliran darah dari jantung dan pembuluh darah ke seluruh tubuh menjadi lebih lancar.

Penelitian yang pernah dilakukan membuktikan rutin mengonsumsi 200 mililiter jus delima selama tiga bulan dapat menurunkan risiko iskemia, gangguan kesehatan akibat penyempitan pembuluh darah. Hal ini membuat buah delima sangat baik dikonsumsi orang yang berisiko terkena serangan jantung koroner.

Delima juga berkhasiat menghambat pertumbuhan sel kanker, terutama kanker prostat, kulit, payudara, dan kanker paru. Pasalnya delima kaya akan kandungan antioksidan yang dapat melindungi tubuh dari efek negatif radikal bebas, pemicu kanker. Selain itu delima juga bisa juga memperbaiki dan mencegah kerusakan DNA yang menjadi penyebab kanker. Namun agar hasil yang diperoleh lebih maksimal harus pula diimbangi dengan mengonsumsi makanan sehat dan diet seimbang.

Kandungan nutrisi dan antioksidan dalam buah delima juga berguna untuk mengurangi kolesterol jahat atau low deseity lipoproten (LDL). Pasalnya delima juga kaya kandungan serat yang dapat mengatur kadar kolesterol. Beberapa penelitian membuktikan buah dan sayur yang mengandung antioksodan dan serat dapat menurunkan kadar kolesterol dalam tubuh.

Delima juga bermanfaat menjaga kesehatan tulang dan sendi. Pasalnya delima memilki sifat antiradang yang bermanfaat mengurangi risiko penyakit radang sendi. Rutin mengonsumsi ekstrak buah delima diyakini dapat mecegah munculnya penyakit osteoarthritis atau kerusakan sendi.

Untuk mendapatkan manfaat buah delima bisa dengan memakannya secara langsung. Bisa juga dengan mengolah delima menjadi jus. Delima juga bisa dijadikan infused water, caranya ambil buah delima secukupnya potong kecil-kecil. Masukkan dalam sebotol air seperti membuat infused water pada umumnya. Bisa juga ditambahkan beberapa buah kurma.

Minum infused water delima dan kurma setiap hari. Tubuh akan menjadi lebih bugar. Selain mencegah dehidrasi atau kekurangan cairan infused water delima juga bisa menjadi detoksifikasi atau mengeluarkan racun dari dalam tubuh.

SHARE ON
OPINI PENALAR
close

PENALAR

PENALAR TERPRODUKTIF

Ahmad Heri Firdaus

Peneliti Institute for Development of Economics and Finance (INDEF)