Bukan Hanya Memperindah Suara, Air Jahe juga Bisa Mencegah Kanker, Diabetes dan Penyakit Jantung
berita

08 March 2019 17:30
Watyutink.com – Selama ini banyak orang mengkonsumsi air jahe untuk memperindah suara. Pasalnya air jahe diyakini bisa memperbaiki kondisi pita suara. Itulah sebabnya banyak orang yang bekerja dengan suaranya, seperti penyanyi, penyiar radio dan sebaganya, rutin minum air jahe.

Padahal sebenarnya manfaat jahe bukan hanya untuk suara. Pasalnya sudah ribuan tahun jahe dikenal sebagai bahan obat-obatan herbal. Minum air jahe pun diyakini bisa mengobati berbagai keluhan kesehatan.

Tahukah Anda apa saja manfaat air jahe untuk kesehatan?

Jahe diketahui memiliki kandungan gingerol dan fenol yang bersifat antinyeri. Itulah sebabnya mengkonsumsi jahe diyakini bisa meredakan rasa sakit. Selain itu air jahe juga berkhasiat meredakan gejala iritasi lambung, meredakan kram perut akibat menstruasi, hingga nyeri otot setelah berolahraga.

Rutin minum air jahe juga bisa mengurangi peradangan akibat nyeri sendi osteoarthritis dan rematik. Pasalnya kandungan gingerol, gingerdione, oleoresin dan zingeron dalam jahe bisa menurunkan dan melawan peradangan. Air jahe juga bisa mengurangi gejala peradangan yang diakibatkan oleh reaksi alergi.

Minum air jahe juga bisa meredakan mual dan menghilangkan muntah. Termasuk muntah akibat mabuk perjalanan, seperti mabuk laut. Air jahe juga bisa meredakan mual sebagai efek samping pemulihan setelah operasi, kemoterapi, dan kehamilan (morning sickness)

Jahe juga kaya antioksidan yang melindungi tubuh dari radikal bebas yang bersumber dari paparan sinar matahari, radiasi, ozon, asap rokok, polusi udara, dan bahan kimia industri. Radikal bebas juga bisa dipicu makanan dan minuman yang tidak bersih. Seperti diketahui radikal bebas adalah pemicu berbagai penyakit, bahkan penyakit kronis seperti kanker, tumor, penyakit jantung dan sebagainya.

Berbagai penelitian melaporkan jahe juga mampu menurunkan kadar gula darah dan membantu mengatur insulin. Itulah sebabnya jahe juga berguna bagi penderita diabetes. Selain itu, sifat antiradang dalam jahe juga dapat mencegah komplikasi diabetes, seperti retinopati, penyakit jantung, dan stroke. Untuk mendapatkan manfaat yang lebih baik bisa juga dicampur dengan bubuk kayu manis.

Minum air jahe juga bisa digunakan untuk menurunkan berat badan. Rutin minum air jahe panas setelah sarapan dapat menimbulkan rasa kenyang yang lebih lama. Selain itu air jahe juga dapat membantu mengurangi nafsu makan.

Untuk membuat air jahe tidak terlalu sulit. Pastikan jahe yang digunakan dalam kondisi segar agar mendapatkan hasil yang optimal. Parut satu atau dua sendok teh jahe segar. Rebus empat gelas air. Setelah mendidih tuangkan ke jahe yang telah diparut, biarkan sekitar lima atau 10 menit hingga jahe tercampur dan meresap.

Saring airnya dan minum air jahe selagi hangat. Bisa juga ditambahkan madu atau perasan air lemon untuk menambah rasa.

Namun sebaiknya jangan mengkonsumsi jahe lebih dari empat gram perhari. Pasalnya jika dikonsumsi berlebihan, jahe bisa mengakibatkan perut kembung dan terasa panas. Selain itu ibu hamil dianjurkan tidak mengkonsumsi jahe. Meski tidak membahayakan tapi dikhawatirkan meningkatkan risiko komplikasi kehamilan.

SHARE ON
OPINI PENALAR
close

TOPIK TERPOPULER

PENALAR

PENALAR TERPRODUKTIF

Christianto Wibisono

Analis Bisnis/ Pendiri Pusat Data Bisnis Indonesia (PDBI)

Riza Annisa Pujarama

Peneliti Institute for Development of Economics and Finance (INDEF)

Didin S. Damanhuri, Prof., Dr., SE., MS., DEA

Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Manajemen (FEM) IPB

FOLLOW US

Langkah Menkeu Sudah Benar dan Fokuskan pada SKM 1             Industri Rokok Harus Tumbuh atau Dibiarkan Melandai             Perizinan Teknis Masih Kewenangan Daerah             Kiat Khusus Pangkas Birokrasi Perizinan di Indonesia             Politik Etika vs Politik Ekstasi              Kebutuhan Utama : Perbaiki Partai Politik             Pengaruh High Class Economy dalam Demokrasi di Indonesia (Bagian-1)             Pengaruh High Class Economy dalam Demokrasi di Indonesia (Bagian-2)             Perlu Revisi Undang-Undang dan Peningkatan SDM Perikanan di Daerah             Antisipasi Lewat Bauran Kebijakan Fiskal – Moneter