Bukan Hanya Untuk Bakar Sate, Arang Juga Bisa Sembuhkan Keracunan dan Sehatkan Pencernaan
berita

03 September 2019 17:10
Watyutink.com – Selama ini orang hanya mengenal arang sebagai salah satu bahan bakar. Meski saat ini fungsinya sudah banyak ditinggalkan, namun untuk beberapa keperluan seperti membakar sate atau ikan, arang masih kerap digunakan.

Ternyata fungsi arang bukan hanya untuk bakar-membakar makanan. Arang juga mempunyai beragam manfaat untuk menjaga kesehatan. Bahkan khasiat arang sudah lama dikenal ampuh untuk kesehatan dan kecantikan.

Tahukah Anda, apa saja manfaat arang bagi kesehatan?

Arang memang sudah lama dikenal sebagai salah satu ‘obat.’ Namun arang yang mempunyai fungsi sebagai obat bukanlah arang biasa melainkan arang aktif.  Bahan dan pembuatan arang aktif berbeda dengan arang biasa.

Arang biasa atau charcoal adalah residu atau ampas hitam hasil proses pembakaran. Arang umumnya dibuat dari kayu, dan benda-benda lain yang mengandung unsur karbon tidak murni. Hanya sekitar 85 persen karbon murni dalam arang dan sisanya adalah abu atau benda kimia lainnya. Arang atau charcoal memiliki sifat hitam, ringan dan mudah hancur.  

Sedangkan arang aktif atau activated charcoal dibuat dari bahan-bahan yang mengandung unsur karbon murni seperti batok kelapa, biji zaitun, ampas gergaji atau tulang. Bebeda dengan arang biasa, arang aktif dibuat melalui proses pemanasan dengan suhu yang sangat tinggi. Dalam pembuatannya arang aktif harus melalui proses menghilangkan gas, air, dan senyawa lainnya.

Selain mengandung karbon, activated charcoal juga mengandung hidrogen, oksigen, sulfur, nitrogen dan beberapa senyawa lainnya. Itulah sebabnya arang aktif memiliki beberapa manfaat bagi kesehatan dan kecantikan.

Salah manfaat arang aktif yang banyak dikenal orang adalah untuk menyembuhkan keracunan. Bahan berwarna hitam pekat ini diyakini dapat mengikat atau menyerap racun dan selanjutnya dikeluarkan dari dalam tubuh. Meski sudah masyhur sebagai penawar racun, tetapi tidak semua keracunan bisa disembuhkan dengan arang aktif. Jenis keracunan yang tidak bisa disembuhkan menggunakan arang aktif antara lain keracunan zat asam yang kuat, zat alkali, zat besi, cairan pembersih, dan bensin.

Arang aktif juga bermanfaat untuk menurunkan kadar kolesterol. Beberapa penelitian yang pernah dilakukan membuktikan mengonsumsi empat hingga 32 gram arang aktif dapat menurunkan kadar kolesterol dalam darah. Selain itu activated charcoal juga dapat menurunkan tingkat kolesterol jahat atau LDL.

Arang aktif juga dapat digunakan untuk mengatasi gangguan pencernaan. Pasalnya arang aktif dapat mengurangi gas dalam saluran pencernaan yang kerap menjadi penyebab kembung. Selain itu arang aktif mampu mengatasi diare meski tingkat efektivitas dan keamanannya masih memerlukan penelitian lebih lanjut.

Arang aktif sudah lama digunakan sebagai pemutih gigi. Itulah sebabnya beberapa pasti gigi menggunakan activated charcoal sebagai salah satu campurannya. Meski demikian penggunaan arang aktif untuk pemutih gigi harus dalam jumlah yang tidak melampai batas. Pasalnya penggunaan yang berlebihan justru akan merusak lapisan email gigi.

Arang aktif juga mampu membuat kulit lebih putih. Selain itu arang aktif membuat wajah lebih cerah dan bebas jerawat. Masker yang terbuat dari arang aktif diyakini dapat mengurangi minyak berlebih dan mengangkat kotoran di wajah.

SHARE ON
OPINI PENALAR
close

TOPIK TERPOPULER

PENALAR

PENALAR TERPRODUKTIF

Christianto Wibisono

Analis Bisnis/ Pendiri Pusat Data Bisnis Indonesia (PDBI)

Riza Annisa Pujarama

Peneliti Institute for Development of Economics and Finance (INDEF)

Robin, S.Pi., M.Si.

Dosen Universitas Muhammadiyah Sukabumi, Kandidat Doktor IPB, Tenaga Ahli Komisi IV DPR-RI

FOLLOW US

Revisi UU KPK, Ancaman Terhadap Demokratisasi oleh Oligarki Predatoris             Presiden sedang Menggali Kuburnya Sendiri             Duet Tango DPR & KPK             Utamakan Tafsir Moral ketimbang Tafsir Hukum dan Ekonomi             Langkah Menkeu Sudah Benar dan Fokuskan pada SKM 1             Industri Rokok Harus Tumbuh atau Dibiarkan Melandai             Perizinan Teknis Masih Kewenangan Daerah             Kiat Khusus Pangkas Birokrasi Perizinan di Indonesia             Politik Etika vs Politik Ekstasi              Kebutuhan Utama : Perbaiki Partai Politik