Cara Sederhana Menangani Mimisan
berita
Sumber Foto: hellosehat.com
06 November 2019 09:00
Watyutink.com - Pernahkah Anda mimisan, keluar darah dari hidung? Mimisan bisa terjadi pada siapa saja, mulai dari anak-anak, orang dewasa hingga usia lanjut. Beberapa menganggap mimisan adalah kejadian biasa dan dengan mudah diatasi.

Tahukah Anda, banyak orang yang salah dalam menangani mimisan.

Mimisan mempunyai nama medis "Epistaksis", adalah suatu kondisi di mana terjadi keluarnya darah dari hidung. Penyebabnya bisa beragam, antara lain akibat adanya luka di hidung, iritasi mukosa hidung, kelainan darah hingga tumor. Mimisan ada dua jenis, yaitu epistaksis anterior atau bagian depan dan epistaksis posterior atau bagian belakang. Namun yang sebagian besar terjadi adalah  epistaksis anterior.

Saat mimisan banyak orang menyarankan untuk menengadahkan kepala atau berbaring. Padahal cara semacam ini salah bahkan cenderung berbahaya. Darah yang keluar justru bisa berbalik masuk kembali dan bisa menyumbat jalan napas.

Disarankan, saat mimisan kita disarankan tetap tegak sambil sedikit mengarahkan tubuh ke depan. Dapat juga dibantu dengan memencet cuping hidung selama 10 menit. Tujuannya agar pendarahan berhenti. Usahakan sementara bernafas menggunakan mulut dan sebisa mungkin jangan sampai bersin. Kompres menggunakan es yang dibungkus handuk. Jika mimisan masih berlanjut segera hubungi dokter.

SHARE ON
OPINI PENALAR

PILIHAN REDAKSI

close

PENALAR

PILIHAN REDAKSI

PENALAR TERPRODUKTIF

Salamudin Daeng

Anggota Institute Sukarno for Leadership Universitas Bung Karno (UBK)

Defiyan Cori, Dr.

Ekonom Konstitusi

Yahya Agung Kuntadi, Ir., M.M.

Kepala Kantor UGM Kampus Jakarta, Institute of Research and Community LPPM UGM

FOLLOW US

Aturan Timbulkan Administration Cost, Beban Bagi UMKM                Pelaku Bisnis E-commerce Tak Perlu Berbadan Hukum             Hambat Usaha Kecil Naik Kelas             Investor Tak Terpengaruh Prediksi Ekonomi RI             Moody’s Tak Tahu Jeroan Indonesia             Ada  Gap, Ada Ketimpangan             Prioritas Utama Tingkatkan Pertumbuhan             Dana Desa Berhadapan dengan Kejahatan Sistemik             Pembangunan Desa Tidak Bisa Berdiri Sendiri             Harus Disadari, Korupsi akan Mengikuti Kemana Uang Mengalir