Cegah Kanker Usus dengan Mengkonsumsi Bagian Tengah Buah Nanas
berita
Sumber Foto : salambunda.com
07 February 2019 16:50
Watyutink.com - Nanas sudah tidak asing lagi bagi kita. Buah berasa asam segar dengan kulit bersisik ini sering hadir sebagai hidangan pelengkap saat makan. Bisa juga menjadi campuran es buah atau dinikmati begitu saja.

Daging buah nanas yang berwarna kuning cerah, terdiri dari dua bagian, tepi dan tengah. Seringkali kita hanya menikmati bagian tepi yang lunak dan membuang bagian tengah buah nanas yang keras. Padahal bagian tengah buah nanas mempunyai banyak manfaat bagi kesehatan.

Tahukah Anda, apa saja manfaat bagian tengah dari buah nanas?

Nanas adalah tanaman yang tumbuh diiklim tropis dan dapat berbuah sepanjang tahun disegala musim. Para ahli kesehatan menyatakan kandungan gizi dalam nanas sangat beragam, seperti  vitamin C, B6, B1, folat dan bromolin.

Nanas juga kaya akan serat. Tidak seperti serat pada umumnya yang sulit dicerna, serat pada buah nanas justru mudah dicerna tubuh. Penelitian yang  dilakukan Colorado State University Extension, Amerika Serikat menyebutkan setengah potong buah nanas setengah potong mengandung 2,2 gram total serat makanan.

Kadungan gizi ternyata tidak hanya terdapat pada bagian tepi. Bagian tengah buah nanas pun tak kalah banyak kandungan gizinya. Karbohidrat, protein, lemak, fosfor, zat besi, bromolin serta vitamin A, B dan C.

Beberapa kandungan gizi tersebut membuat nanas sangat baik untuk kesehatan sistem pencernaan. Bromolin dan folat bisa berfungsi sebagai penangkal kanker usus dan melunakkan dinding  sel sehingga obat dapat bekerja secara maksimal.

Bagian tengah nanas memang agak keras dan rasanya pun cenderung tidak enak. Namun kita bisa mengolahnya menjadi jus agar bisa mengkonsumsinya dengan lebih nikmat. Kupas buah nanas, pisahkan bagian tepi dan tengahnya. Haluskan dengan blender lalu simpan hasilnya di kulkas. Bisa juga jus tersebut langsung diminum begitu saja.

Namun perlu diingat, buah nanas bersifat panas. Sehingga bagi beberapa orang mengkonsumsi nanas bisa menyebabkan bengkak dan agak gatal di bagian, bibir, lidah, dan pipi bagian dalam. Namun efek samping seperti itu akan hilang dengan sendirinya.

Sedangkan untuk wanita hamil, disarankan tidak mengkonsumsi  nanas. Pasalnya kandungan bromelain bisa mengakibatkan kontraksi rahim yang berpotensi menimbulkan keguguran.

SHARE ON
OPINI PENALAR
close

TOPIK TERPOPULER

PENALAR

PENALAR TERPRODUKTIF

Christianto Wibisono

Analis Bisnis/ Pendiri Pusat Data Bisnis Indonesia (PDBI)

Riza Annisa Pujarama

Peneliti Institute for Development of Economics and Finance (INDEF)

Didin S. Damanhuri, Prof., Dr., SE., MS., DEA

Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Manajemen (FEM) IPB

FOLLOW US

Langkah Menkeu Sudah Benar dan Fokuskan pada SKM 1             Industri Rokok Harus Tumbuh atau Dibiarkan Melandai             Perizinan Teknis Masih Kewenangan Daerah             Kiat Khusus Pangkas Birokrasi Perizinan di Indonesia             Politik Etika vs Politik Ekstasi              Kebutuhan Utama : Perbaiki Partai Politik             Pengaruh High Class Economy dalam Demokrasi di Indonesia (Bagian-1)             Pengaruh High Class Economy dalam Demokrasi di Indonesia (Bagian-2)             Perlu Revisi Undang-Undang dan Peningkatan SDM Perikanan di Daerah             Antisipasi Lewat Bauran Kebijakan Fiskal – Moneter